Jakarta, beritalima.com – Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), Yulina Hastuti, meraih penghargaan Indonesia CEO Excellence Awards 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan strategis dan transformasionalnya dalam membawa TIKI terus relevan dan adaptif di era digital. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi ini sekaligus mempertegas kontribusi pemimpin Perempuan dalam mendorong pertumbuhan, inovasi, dan keberlanjutan di sektor kurir dan logistik Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari 55 tahun melayani kebutuhan pengiriman di Indonesia, TIKI telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan kurir dan logistik yang memiliki jaringan luas, dengan lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara. Jaringan operasional TIKI mencakup puluhan kota besar dan ratusan kabupaten serta distrik di Tanah Air, mencerminkan komitmen perusahaan untuk melayani konsumen secara menyeluruh.
Dalam kepemimpinannya, Ibu Yulina mendorong TIKI menjalankan transformasi digital dan inovasi layanan secara menyeluruh sebagai respons atas dinamika kebutuhan pelanggan serta pesatnya perkembangan teknologi. Transformasi ini mencakup penguatan ekosistem digital pada proses operasional secara menyeluruh—mulai dari pengelolaan jaringan, sistem distribusi, hingga monitoring kinerja—serta pengembangan aplikasi TIKI sebagai antarmuka pelanggan yang semakin terintegrasi dan intuitif. Aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan transaksi, pelacakan pengiriman secara real-time, layanan penjemputan online (JEMPOL), hingga akses layanan pelanggan melalui beragam kanal digital. Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga membangun kepemimpinan yang berlandaskan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan pengalaman pelanggan.
“Transformasi digital yang kami jalankan bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi tersebut menghadirkan kemudahan, kedekatan, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami di seluruh Indonesia,” ujar Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI. “Bagi saya, kepemimpinan berarti mendengar suara pelanggan, beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, dan mendorong seluruh tim untuk selalu berinovasi.”
Kepemimpinan Ibu Yulina juga tercermin dalam pendekatan manajemen yang inklusif, kolaboratif, dan visioner, yang mendorong TIKI tidak hanya mempertahankan relevansinya, tetapi juga menjadi solusi logistik yang adaptif di tengah kompetisi industri yang semakin kompetitif. Hal ini dibuktikan melalui beragam produk dan layanan unggulan yang menjawab kebutuhan pelanggan di berbagai segmen, baik individu, pelaku usaha, maupun UMKM.
Bagi karyawan dan mitra keagenan TIKI di berbagai daerah, kepemimpinan Ibu Yulina menghadirkan perubahan yang nyata, baik dalam kemitraan bisnis maupun pelayanan kepada pelanggan.
“Sosok Ibu Yulina bukan hanya pemimpin perusahaan, tetapi juga mitra bisnis yang memahami tantangan kami dilapan. Beliau selalu mendorong kami untuk berkolaborasi, dan memastikan transformasi TIKI memberikan nilai tambah yang nyata,” ujar Safrijal Siregar SH SE MM MH, mitra keagenan TIKI di Tebet.
“Ibu Yulina tidak hanya menghadirkan perubahan dari sisi teknologi, tetapi juga menumbuhkan budaya kerja yang saling menghargai dan berorientasi pada pelanggan. Transformasi digital di lini operasional membuat alur kerja kami lebih jelas, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan. Di bawah kepemimpinan Ibu Yulina, pemanfaatan teknologi dijalankan secara konsisten sehingga perubahan ini benar-benar kami rasakan hingga ke tingkat operasional,” ujar Wahyudi, Senior Manager Operasional TIKI.
Penghargaan Indonesia CEO Excellence Awards 2025 yang diraih Ibu Yulina Hastuti menjadi simbol keberhasilan kepemimpinan perempuan dalam membawa transformasi nyata di industri kurir dan logistik nasional. Melalui visi kepemimpinan yang kuat, fokus pada digitalisasi, inovasi produk, serta prioritas pada pengalaman konsumen, TIKI terus berkomitmen untuk tumbuh secara berkelanjutan, memperkuat layanan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mitra bisnis di seluruh Indonesia.
“Menjadi pemimpin adalah proses panjang yang dimulai dari kemauan untuk belajar dan bekerja dengan tulus. Saya ingin mendorong perempuan muda untuk tidak ragu mengeksplorasi berbagai peluang karier, termasuk di industri kurir dan logistik yang terus berkembang,” tutup Yulina Hastuti.








