Cilangkap, beritalima.com|- Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin kepada media menyatakan, di 2026 merupakan momentum penting bagi kesiapan TNI menghadapi tugas negara yang semakin kompleks, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sesuai arahan Presiden.
Menhan hadir dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (10/2). Seluruh Kepala Staf Angkatan turut menyertai Panglima TNI dalam Rapim yang diikuti 514 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah TNI dari tiga matra.
“Saya melihat bahwa TNI sekarang kompak, solid, baik di antara satuan-satuan yang ada di lapangan sampai ke tingkat para Kepala Staf Angkatan dan sampai kepada tingkat Panglima TNI,” ujar Menhan.
Syafrie mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi ancaman serta dinamika tantangan tugas ke depan.
“Seluruh unsur TNI harus antisipatif, waspada, dan mawas diri terhadap kebutuhan tugas yang semakin dekat. Dengan soliditas yang kuat, TNI sekarang kompak dan siap melaksanakan setiap penugasan negara,” pesannya.
Melalui Rapim TNI 2026 ini, TNI menegaskan komitmennya untuk menjaga soliditas lintas matra, meningkatkan profesionalisme, serta kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Jurnalis: abri/dedy








