SAMPANG, Beritalima.com | Ratusan warga memadati area depan Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura, sejak pagi hari, Senin (9/3/2026). Mereka datang untuk memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut langsung diserbu masyarakat. Mayoritas pengunjung didominasi kaum ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sejak lapak penjualan dibuka, warga terlihat antre rapi untuk membeli sejumlah bahan pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan kebutuhan dapur lainnya. Beberapa di antaranya bahkan membawa tas belanja hingga karung kecil untuk menampung barang yang dibeli.
Salah seorang warga, Hasritatun, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar pangan murah tersebut, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
“Kalau bulan puasa biasanya pengeluaran dapur bertambah. Dengan adanya bazar murah ini tentu sangat membantu kami,” ungkapnya.
Gerakan Pangan Murah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai 9 hingga 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus HUT ke-80 PWI.
Ketua PWI Kabupaten Sampang, Hanggara Pratama, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PWI terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.
“Alhamdulillah sejak pagi masyarakat sudah ramai datang. Ini menunjukkan program pangan murah sangat dibutuhkan, apalagi di momentum Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara PWI Sampang dan Disperta-KP diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di daerah. (FA)








