Ribuan Warga Penuhi Lapangan Polda NTT Nobar Timnas U-23 Indonesia Vs Uzbekistan

  • Whatsapp

KUPANG, beritalima.com — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar nonton bareng (Nobar) bersama ribuan warga Kota Kupang, pada Senin (29/4/2024) malam.

Pantauan beritalima.com, sekira pukul 21.00 WITA, warga Kota Kupang memadati Lapangan Polda NTT untuk menonton pertandingan semifinal antara Timnas Indonesia dan Uzbekistan di Qatar.

Acara Nobar tersebut, hadir Kapolda NTT Irjen Pol. Daniel Silitonga, Wakapolda NTT Awi Setiyono, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT Japarmen Manalu, perwakilan BI NTT, serta PJU Polda NTT, serta ribuan warga Kota Kupang.

Saat penonton membanjiri lapangan, suara nyanyian kebangsaan Indonesia Raya menggema, disertai bendera merah putih yang berkibar dengan gagahnya di antara kerumunan.

Suasana semakin lengkap dengan makanan ringan dan kopi manis yang disediakan oleh Polda NTT, memastikan para penonton bisa menikmati pertandingan dengan nyaman.

Tak hanya itu, sorakan semangat juga terdengar dari penonton yang mengenakan baju khas berwarna merah putih dengan gambar garuda di dadanya.

Mereka tidak hanya mendukung dari hati tapi juga menunjukkan identitas kebangsaan mereka dengan bangga.

Suasana ini memperlihatkan betapa besar dukungan dan cinta untuk sepakbola di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Dengan semangat yang berkobar, Lapangan Sepakbola Polda NTT siap menjadi saksi dari pertarungan sengit antara Indonesia dan Uzbekistan.

Kapolda NTT Irjen Daniel Silitonga, menyampaikan apresiasi kepada warga Kota Kupang yang begitu antusias menyaksikan pertandingan antara Indonesia dan Uzbekistan.

Kapolda Daniel Silitonga memperkirakan warga yang hadir menonton pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan mencapai 5.000 orang.

“Saya lihat antusias masyarakat sangat luar biasa. Malam ini penuh dengan kehadiran masyarakat untuk menonton Indonesia berlaga. Jika penuh mungkin ada 5.000 orang yang hadir,” ujar Kapolda Daniel Silitonga, usai Nobar.

Jenderal Bintang Dua ini mengaku ribuan masyarakat didominasi oleh orang muda.
“Kalau dilihat anak muda lebih dominan tetapi ada juga orang tua yang membawa anak. Ini luar biasa,” ungkapnya. (*)

beritalima.com

Pos terkait