beritalima.com

RobertoNews: Polycystic ovary syndrome (PCOS), sering ditemukan wanita!

  • Whatsapp

Dalam menjalani profesi dokters menerima sepasang suami -istri berusia relatif muda,Suami berusia 29 th istri 26,menikah 4 th belum dikarunia anak walaupun udah berusaha berobat kemana mana tetap gagal.Mereka udah pasrah kepada Sang Pencipta, Mereka berobat ke saya bukan masalah kehamilan tapi masalah kenapa Gula 2jpp selalu tinggi.muka berminyak Tmbuh jerawat tak kunjung bersih.Badan bertambah 20 kg sejak nikah 4 tahun ini, Awal menikah berposture ideal TB 162cm ,Bb 44kg sekarang Bb 64g Walaupun udah diet ketat tiap bulan Bb bertambah.

Hasil lab mendukungDM tipe2 dg Insulin Resisten(Homa IR n Gula 2jpp, amat tinggi,kelebihan insulin, Adiponektin rendah, Cholesterol n Trigliserida tinggi)
Hasil USG dinyatakan terdapat banyak kista di kedua indung telur.Dari data tersebut kami meyimpulkan beliau menderita Polycystic Ovary syndrome atau lehih populer dikenal Penyakit PCOS

Apa itu PCOS ?
Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah penyakit yang sering dijumpai pada wanita usia produktif ditandai dengan pertumbuhan kista kista kecil bahkan bisa membesar yang terdapat di sepanjang ujung terluar dari masing-masing indung telur –tetapi tidak semua.

Diduga PCOS disebabkan oleh hormon yg tidak seimbang akibat transfer kimia antara otak dan indung telur. PCOS juga dapat terjadi karena kadar LH (Lutheinizing Hormone) dan insulin terlalu tinggi, sehingga menghasilkan produksi hormon testosteron pada indung telur lebih banyak berakibat mentruasi berkepanjangan, pertumbuhan rambut yang berlebihan, jerawat dan obesitas dan menyebabkan KEMANDULAN ( Infertility)

Beberapa literatur mengatakan 50% penyebab PCOS adalah insuline resistence dan beresiko timbul penyakit Diabetes n Hipertensi dan PCOS merupakan salah satu tumor jinak yang berbentuk kista di indung telur.

Pada jangka panjang, jika tumor ini tidak diobati, dapat membahayakan karena meningkatkan resiko terjadinya kanker endometrium, diabetes, dan penyakit jantung.

Gejala n Tanda penderita PCOS:

1.priode menstruasi tidak teratur,
2.kemandulan (infertilitas),
4.kerontokan rambut l
4.obesitas (kegemukan),
5.hirsutisme atau pertumbuhan rambut yang berlebihan,
6.jerawat yang parah,
7.kulit wajah berminyak,
8.acanthosis nigricans atau kulit menebal, beludru dan gelap, dan,

Penyebab dan Faktor Pemicu PCOS
Sampai saat ini penyebab pasti PCOS masih ? Namun ada beberapa faktor yang mungkin bisa mendorong terjadinya PCOS, yaitu:

1.Keturunan. Jika salah seorang anggota keluarga mengidap PCOS, maka risiko Anda semakin besar untuk terkena PCOS.

2.Resistensi terhadap insulin. Jaringan tubuh resisten terhadap insulin, sehingga tubuh terpacu untuk memproduksi lebih banyak insulin yang mengganggu pembuahan normal dan memicu penambahan berat badan.

3.Ketidakseimbangan hormon.karena ;
a.naiknya kadar testosteron (hormon yang dominan pada tubuh pria),
b.naiknya hormon lutein (kadar yang tinggi malah menganggu kerja ovarium), c.turunnya kadar globulin pengikat-hormon seksual (SHBG) sehingga aktivitas testosteron meningkat di dalam tubuh, dan naiknya hormon prolaktin (hormon yang memicu produksi air susu).

Apa efek yang ditimbulkan PCOS ?
Jika tidak segera ditangani, PCOS berisiko terkena beberapa penyakiti:
1.Diabetes tipe 2.
2.Sindrom metabolik.
3.Tekanan darah tinggi
4.Perlemakan hati non-alkoholik.
5.Meningkatnya kadar kolesterol darah.
6.Infertilitas.
7.Sleep apnea.
8.Kadar lemak darah tidak normal.
9.Gangguan menstruasi berupa perdarahan abnormal dari rahim.

Diagnosis PCOS
Selain BB penderita meningkat drastis dg keluah seperti di atas Diagnosa akan didukung oleh :
A.Peneriksaan Laboratorium
1. Gula 2jpp sangat tinggi
2. Adiponektin rendah
3. Jumlah Insulin meningkat
3. Globulin menurun
4. Hormon Testosteron meningkat
5. Hormon lutein meningkat
6. Hormon Prolaktin meningkat
7. Lemak darah naik
B. USG ditemukan ada kista kecil membungkus sel telor

Apa penderita PCOS Bisa Hamil ? BISA asal memgikuti prtunjuk sbb:
Perinatal terhadap PCOS?
– Berolahraga dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon tubuh.
– Makanan sehat seimbang berguna untuk mengatur produksi hormon.
– Menurunkan berat badan
– Berhenti merokok karena rokok dapat meningkatkan hormon androgen (hormon laki ) yang dapat menyebabkan PCOS.
– Kendalikan Diabetes dan Hipertensi.
– Pengobatan terhadap gejala-gejala PCOS yang dapat menyebabkan PCOS menjadi parah dan menimbulkan komplikasi.

B. Pengobatan
1.Terapi resistensi insulin untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan.
2.Terapi obat penyubur atau hormon untuk merangsang ovulasi.
3.Pengangkatan kista agar bisa terjadinya ovulasi
Sekilas info, Semoga bermanfaat
RobertoNews 849 《31.5.2020(19.22)》

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait