BANYUWANGI,Beritalima.com – Program makan bergizi gratis (MBG) untuk siswa taman kanak-kanak di wilayah Kecamatan Cluring menuai sorotan. Seorang wali murid di TK Khadijah 161 yang beralamat di Dusun Krajan, RT 01 RW 07, Desa Tamanagung, mengaku menemukan roti berjamur dalam paket makanan yang diterima anaknya.
Ibu Iren, wali murid dari Hana, menuturkan bahwa pada Rabu, 25 Februari 2026, anaknya menerima paket makan gratis dari sekolah yang disuplai dapur MBG yang berlokasi di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.
Dalam satu paket tersebut, kata dia, berisi satu bungkus kecil kurma, satu bungkus kacang asin berbahan koro, satu bungkus roti, serta satu butir telur rebus.
“Anak saya mendapat paket makan gratis. Setelah mau dimakan, ternyata rotinya jamuran,” ujar Iren.
Ia mengaku baru menyadari kondisi roti tersebut setelah memperhatikan lebih detail sebelum dikonsumsi. Mengetahui ada jamur pada roti, ia pun melarang anaknya untuk memakannya.
“Saya tahu itu jamur setelah saya perhatikan, lalu tidak jadi dimakan,” tambahnya.
Menurutnya, sejak memasuki bulan puasa, paket makanan yang diberikan kepada siswa cenderung berupa makanan kering. Sebelum puasa, makanan kering juga sempat diberikan satu kali, tepatnya pada hari Sabtu.
Di TK Khadijah 161 sendiri tercatat terdapat 25 murid yang menerima program tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait temuan roti berjamur dalam paket makan gratis tersebut, Kepala TK Khadijah enggan memberikan komentar.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Camat Cluring, Ahmad Subhan. Namun saat dihubungi melalui sambungan telepon, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.
Tim media juga mendatangi lokasi dapur MBG di Desa Tamanagung. Namun saat didatangi, dapur dalam kondisi tutup dan belum ada pihak yang bisa dimintai keterangan resmi.
Hingga berita ini ditayangkan, baik pihak sekolah, pemerintah kecamatan, maupun pengelola dapur MBG belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan roti berjamur dalam paket makan gratis tersebut.(Rony//B5)








