RS Al-Irsyad Lindungi 1.000 Pekerja BPU dengan Program BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Rumah Sakit Al-Irsyad memberikan bantuan perlindungan kepada 1.000 pekerja ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Mereka, 500 diantaranya mitra Gojek Surabaya dalam program driver asuh dari PT Gojek Indonesia.

Bentuk kepedulian ekosistem ini ditandai dengan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mitra Gojek di acara HUT ke-6 Unit Reaksi Cepat (URC) Gojek Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Hadir di acara ini Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Theresia Wahyu Dianti, menyampaikan selamat HUT ke-6 URC Gojek Surabaya.

“Semoga kerjasama yang selama ini sudah terjalin antara URC, Satgas, BPJS Ketenagakerjaan, dan Mitra Gojek terus berjalan dengan baik. Karena, kita semua satu kesatuan yang saling membantu, yang tujuan utamanya memberi perlindungan pada Mitra Gojek bila terjadi kecelakaan kerja,” ucapnya.

Theresia juga menyampaikan, dengan RS Al-Irsyad pihaknya juga telah lama bermitra. “Al Irsyad tidak hanya telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tapi juga telah bekerja sama sebagai salah satu Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK),” jelasnya.

“Dan yang tak kalah penting, RS Al-Irsyad sangat support program BPJS Ketenagakerjaan, memiliki kepedulian untuk memberi perlindungan pada lingkungan sekitar termasuk mitra Gojek dan pekerja rentan lainnya,” lanjut Theresia.

Dalam acara HUT Ke-6 URC Gojek Surabaya ini, juga dilakukan sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Dony Eko Setiawan, dan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan oleh dr Dian, Supervisor Bagian Rawat Jalan RS Al-Irsyad.

“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini informasi terkait program BPJS Ketenagakerjaan, manfaatnya dan kemudahan pelayanan tersampaikan dengan baik hingga dipahami oleh para mitra Gojek,” lanjut Theresia.

Dijelaskan, pekerja bukan penerima upah (BPU) yang dapat bantuan perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan dari RS Al Irsyad ini, selain 500 mitra Gojek juga pekerja profesi olahraga yaitu atlet sebagai bentuk kepedulian kepada atlet yang berprestasi di Kota Surabaya dengan total yang terlindungi sebanyak 1.000 orang pekerja.

Menurut Theresia, kegiatan ini sekaligus memperjelas bahwa program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya untuk pekerja formal, tapi juga untuk pekerja informal.

“Selama ini yang terekam sebagian masyarakat bahwa BPJS Ketenagakerjaan hanya melindungi pekerja formal seperti pekerja di perusahaan. Padahal BPJS Ketenagakerjaan juga melindungi pekerja informal. Selain itu juga pekerja profesi lain seperti atlit, pekerja seni dan yang lain,” ungkap Theresia.

“Harapan kami semua pekerja terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga taglan kami “Kerja Keras Bebas Cemas” dapat berjalan dengan baik dengan adanya kerjasama sinergi,” ujar Theresia. “Setidaknya, dengan adanya kegiatan ini, semua mitra Gojek terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Disebutkan, jumlah mitra Gojek di Surabaya saat ini diperkirakan sekitar 20.000 orang, dan belum semuanya terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan baru mendekati angka itu. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mereka tidak hanya di Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak, tapi juga di kantor cabang yang ada di Surabaya lainnya.

Di Surabaya, perusahaan yang peduli perlindungan mitra Gojek dengan memberikan bantuan perlindungan jaminan sosial melalui Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak, selain RS Al-Irsyad juga RS PHC, PT Pelindo dan PTPN.

“Kami berharap perusahaan lainnya juga mengikuti jejak perusahaan/pemberi kerja yang sudah memberikan kepedulian perlindungan terhadap pekerja rentan sekitarnya,” kata Theresia.

Sementara itu dr Dian, Supervisor Bagian Rawat jalan RS Al-Irsyad mengatakan, sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan, karena program ini sangat penting dan bermanfaat bagi setiap pekerja terutama pekerja rentan.

Dian mengungkapkan, masih banyak pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, yang ternyata tidak mampu dan tidak terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, program kepedulian perlindungan ekosistem perlu terus disosialisasikan dan diperluas, di samping membangun kesadaran pekerja akan pentingnya perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. (Gan)

Teks Foto: Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mitra Gojek atas kepedulian RS Al-Irsyad di acara HUT URC Ke-6 Gojek Surabaya.

beritalima.com

Pos terkait