RS di Medan Bisa Diperkuat Tandingi WNI Berobat ke Penang.

  • Whatsapp
RS di Medan bisa diperkuat tandingi WNI berobat ke Penang.(Foto: Antara)

Jakarta, beritalima.com|- Tingginya minat masyarakat Indonesia memilih berobat ke Penang, Malaysia, kembali disorot DPR RI, dimana salah satu cara menandinginya adalah perkuat layanan Rumah Sakit (RS) di Medan, Sumatera Utara

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Irma Suryani menilai kondisi tersebut menjadi tantangan nyata bagi industri layanan kesehatan domestik, khususnya rumah sakit di Medan, Sumatera Utara.

Menurut Irma, dominasi rumah sakit di Penang tidak terjadi tanpa sebab. Kombinasi pelayanan yang cepat dan terstruktur, biaya relatif terjangkau, teknologi medis mutakhir, serta dokter spesialis berpengalaman internasional membuat negeri jiran itu menjadi magnet bagi pasien Indonesia.

“Saya mendorong Rumah Sakit Murni Teguh Medan ini mampu berkembang dengan pelayanan yang ramah, peralatan medis modern, serta dokter-dokter spesialis yang berpengalaman internasional. Ini penting untuk meningkatkan daya saing terhadap layanan kesehatan di negara tetangga,” ujar Irma saat kunjungan kerja ke Murni Teguh Memorial Hospital, Medan (27/1).

Irma membandingkan proses layanan kesehatan di Penang dinilainya lebih efisien, mulai dari pendaftaran hingga konsultasi medis. Di sisi lain, antrean panjang dan proses birokrasi yang berbelit masih kerap ditemui di dalam negeri.

“Penang sangat mudah dijangkau, terutama dari wilayah Sumatera. Walaupun rumah sakit di Indonesia terus berbenah, tantangan seperti birokrasi dan beban pelayanan yang tinggi masih menjadi pekerjaan rumah besar,” kata legislator Fraksi Partai NasDem itu.

Selain aspek medis dan biaya, Irma juga menekankan pentingnya layanan berbasis keramahan atau hospitality. Sikap ramah dan suportif dari seluruh staf rumah sakit, menurutnya, berperan besar membangun rasa aman dan nyaman bagi pasien.

“RS Murni Teguh Memorial Medan tentu terus melakukan pembaruan, baik sistem informasi, metode pengobatan, alat medis, maupun pelayanan. Pertanyaannya, apa yang menjadi keunggulan khas rumah sakit ini dibandingkan rumah sakit lain, baik di Medan maupun daerah lain?” kisahnya.

Irma yang kini bertugas di Komisi IX DPR RI (bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial), menegaskan tingginya minat berobat ke luar negeri bukan karena kualitas dokter Indonesia kalah bersaing.

Persoalan utamanya, tambahnya, terletak pada ekosistem layanan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari transparansi biaya, efisiensi pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait