RSUI dan Yayasan Kanker Indonesia Edukasi Hidup Sehat kepada Masyarakat

  • Whatsapp
RSUI dan Yayasan Kanker Indonesia edukasi hidup sehat kepada masyarakat (foto: RSUI)

Depok, beritalima.com|- Program Doktor (S3) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2025 kolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) beri edukasi kepada masyarakat soal hidup sehat, bersamaan dengan pegingatan Hari Kanker Sedunia (3/2).

Acara bertema “Menuju Indonesia Emas 2045: Bersatu oleh Keunikan (United by Unique)”, diawali dengan senam sehat bersama, diskusi Bersama para ahli dan masyarakat umum, sebagai upaya meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pemahaman masyarakat terhadap kanker.

Direktur Transformasi dan Pengembangan RSUI, Dr. Novita Dwi Istanti, AMK, SKM, MARS, FISQua, menyampaikan, harapan untuk hidup lebih sehat selalu ada bagi setiap individu, termasuk pejuang kanker, serta menegaskan komitmen RSUI kian dekat dengan masyarakat melalui upaya promotif dan preventif sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, mendukung Indonesia Emas 2045.

Sehingga, dalam acara ini, Ketua Panitia Prodi Doktor Angkatan 2025 dr. Herkurniawan, Sp.PD-K, FINASIM mengemukakan, kanker bukanlah hal yang perlu ditakuti dan harapan selalu ada bagi para pejuang kanker.

Masyarakat pun diajak untuk mengenal pentingnya deteksi dini kanker yang disampaikan dr. Ni Putu Merlynda, Sp.PD-KHOM, FINASIM, dengan penekanan pada pemeriksaan multicancer early detection sebagai langkah awal meningkatkan kualitas hidup.

Hal lainnya, dipaparkan pendidikan mengenai peran nutrisi dalam pencegahan dan penanganan kanker yang disampaikan oleh dr. Steffi Sonia, M.Gizi, Sp.GK, SubSp.KM, yang intinya penting penerapan pola makan sehat, pembatasan konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, serta makanan olahan sebagai upaya pencegahan kanker, serta pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kondisi pasien melalui konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik.

Tak kalah pentingnya disinggung aspek kesehatan mental oleh dr. Nindita Pinastikasari, SpKJ, SH, MH, sebagai dukungan psikososial bagi pasien dan penyintas kanker. dr. Rahmat Cahyanur, Sp.PD-KHOM, menjelaskan prosedur pelayanan kanker yang biasa dijalankan, mulai dari pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium dan pencitraan, penegakan diagnosis, hingga penatalaksanaan terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

Sebagai rumah sakit pendidikan yang berada di Depok, Jawa Barat, RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait