SURABAYA, beritalima.com | Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menerapkan ‘Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo’ rupanya benar-benar terwujud. Bukti keberhasilan itu adalah bentuk kegotongroyongan masyarakat dalam membantu warganya yang terkonfirmasi Covid-19 semakin erat.
Salah satunya Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya menghias Gapuranya dengan dipasang Kampung Tangguh.
Perjuangan Pemkot Surabaya berjuang keras untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Jika dalam prosesnya memang terjadi penambahan kasus, itu lantaran pemkot menggelar rapid test dan swab secara masif dan massal di level bawah.
Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya juga mengikuti petunjuk tekhnis dari pemkot dan kecamatan, seperti yang disampaikan lurah Medokan Semampir.
“Disetiap Kampung, RT dan RW kami giatkan kampung tangguh dan selalu koordinasi dengan tokoh masyarakat RT RW, juga dengan Kecamatan dan pemkot Surabaya, kita juga melibatkan semua termasuk peran serta RT dan RW, karena kami tidak akan bisa berjalan sendiri baik itu dalam memberikan edukasi kepada tokoh masyarakat agar kita menjaga dan jangan mengucilkan, atau membenci kepada keluarga yang terkena covid-19, namun bagaimana kita juga memberikan support untuk penanganannya” Pungkas Supriono,S.Sos,MM Lurah Medokan Semampir saat ditemui beritalima.com di kantornya.
“Kita memang harus mengikuti mekanisme yang ada, kenapa kalau mereka sudah dites dan dijalanin, kerjasama dengan Puskesmas kalau ada warga sekitaran itu yang terdampak, itu akan dilakukan aktivitas massal,” terangnya.
“Di RW 4 misalnya, warga bergotong royong membangun kampung tangguh seperti yang dilakukan oleh RT. 05 RW. 04 Medokan Semampir Surabaya, Kebersamaan kita tingkatkan, dan selalu koordinasi dan sekarang Kampung tangguh Wali Jogo Suroboyo ada di setiap RW dengan melibatkan peran serta masyarakat, jadi dari RW RT harus ada petugas atau relawan dari masyarakat yang ikut membantu bisa nyaman dan sehat dari segala macam yaitu agar kita bisa sama-sama,” sambungnya.
(rr)