BONDOWOSO, beritalima.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Patemon, Kecamatan Pakem, yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Hidayah, terus berinovasi dalam menyajikan menu makanan bergizi gratis bagi para siswa penerima manfaat program Presiden Prabowo Subianto.
Setiap hari, dapur MBG Patemon menghadirkan beragam menu masakan guna memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus mencegah kejenuhan. Menu yang disajikan kali ini berupa nasi putih tabur bawang goreng, sayur bayam, telur, serta buah melon yang kaya akan vitamin.
Owner SPPG Patemon, Yusniati, mengatakan pihaknya secara khusus meminta kepala dapur untuk selalu berkreasi dalam penyajian menu harian. Hal itu dilakukan agar para siswa tetap berselera dan makanan yang diberikan dapat dikonsumsi dengan baik.
“Setiap hari memang menunya berbeda supaya para siswa tetap doyan, sehingga makanan yang diberikan bisa habis dan tidak tersisa,” ungkap Yusniati, Selasa (03/02/26).
Perempuan yang akrab disapa Mbak Yus ini menegaskan bahwa mutu dan kualitas makanan menjadi prioritas utama di dapur MBG Patemon. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian, semuanya dilakukan dengan standar kebersihan yang ketat.
“Semua masakan harus steril, mulai dari proses memasak hingga sampai ke tangan siswa. Karena ini berkaitan dengan orang banyak, maka perlu kehati-hatian, tidak sekadar memasak saja,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, sebelum makanan dikemas dan dibagikan, dirinya selalu mencicipi setiap menu yang disiapkan sebagai langkah antisipasi dini.
“Sebelum dikemas, setiap hari kami coba dulu masakannya. Kalau ada sesuatu yang tidak diinginkan, biarlah kami yang tahu lebih dulu, bukan anak-anak,” terangnya.
Yusniati memastikan seluruh makanan yang dibagikan kepada para siswa telah melalui proses yang higienis dan aman untuk dikonsumsi, sehingga orang tua dan pihak sekolah tidak perlu khawatir terhadap kualitas makanan bergizi gratis tersebut. (*/rois)








