TULUNGAGUNG, beritalima.com- Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa satu unit traktor roda empat kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur.
Bantuan yang berasal dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian ini diserahkan langsung di Gubug Pertempuran Tani Makmur, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung, Rabu (11/2/2026), kemarin.
Acara penyerahan tersebut diawali dengan selamatan dan doa bersama yang dihadiri oleh unsur Forkopimcam Tulungagung, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa, bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah pusat dan daerah untuk mempermudah kerja petani di lapangan. Hal ini, selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada nasional.
”Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pertanian menyerahkan unit traktor roda empat ini untuk menunjang kinerja petani. Tujuannya jelas, memberikan kemudahan teknis agar target swasembada pangan yang dicanangkan Bapak Presiden segera tercapai,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski kondisi pertanian di Tulungagung saat ini sudah mencapai target dan mengalami surplus hasil panen padi, pemerintah tidak ingin lengah. Kerja sama dengan TNI/Polri terus diintensifkan untuk memberikan pendampingan bagi para petani.
Wabup juga memberikan peringatan keras kepada Gapoktan penerima bantuan agar mengelola Alsintan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan agar alat tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar kelompok tani.
”Saya berpesan agar bantuan ini digunakan sesuai fungsinya. Jangan sampai ada pelanggaran atau penyalahgunaan dalam pengelolaannya. Harapannya, produksi pangan kita, mulai dari padi, jagung, hingga hortikultura terus meningkat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Tani Makmur, Sutrisno, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada jajaran pemerintah. Menurutnya, traktor tersebut sangat meringankan beban operasional petani sekaligus mempercepat proses pengolahan lahan.
”Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, Kementan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan Pak Wabup. Bantuan ini sangat memudahkan kinerja kami dalam mendukung program ketahanan pangan,” ungkapnya.
DI tempat yang sama, petugas Penyuluh Pertanian, Priyo, yang mewakili Dinas Pertanian Tulungagung, menyebutkan bahwa bantuan ini sangat linear dengan pencapaian Tulungagung selama setahun terakhir.
”Tahun 2025 kemarin kita berhasil swasembada beras. Kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden atas kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500,” jelasnya.
“Angka ini memberikan semangat luar biasa bagi petani untuk terus berbudidaya. Ditambah cuaca yang mendukung, kami optimis produktivitas tahun ini akan semakin baik,” pungkasnya. (Dst/editor Dibyo).








