Sambut Bulan Suci Ramadhan, Dinas Ketahanan Pangan Selenggarakan Megengan Apem

  • Whatsapp

Jombang | beritalima.com – 2023 biji jajanan apem ukuran genggaman telapak tangan dibuatkan dua tumpeng ukuran besar yang diusung dari kantor Pemkab Jombang dengan menggunakan tiga kendaraan ke pusat perhatian masyarakat alun alun kota Jombang.

2023 jajanan apem tersebut dibuat oleh empat pelaku UKM yang dipercaya berkali dipesan baik taste maupun tekstur adonan kue apemnya. Kue apem diberikan kepada masyarakat yang ada di alun alun kota Jombang setelah Bupati Jombang memberikan sambutan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriyah Dengan Megengan Apem.

Megengan Apem didukung oleh pelaku UKM dari 21 Kecamatan yang difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang dengan mengambil tema Gelar Pangan Tradisional yang bermottokan ‘Sehat dan Bahagia Dengan Pangan Lokal’.

Gelar Pangan Tradisional yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) menampilkan berbagai kudapan dan cemilan bahkan minuman ekstrak dan hydroponik pun ditampilkan. Hingga acara Megengan Apem selesai, jajanan yang digelar pada Gelar Pangan Tradisional pun ikut laku terjual meskipun masih ada barang dagangannya yang belum terjual tapi minimal ada yang beli.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab saat sambutan menyatakan bahwa megengan untuk mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan Ramadhan, dimana seluruh umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa saat yang tepat untuk saling memaafkan dan membangun kebersamaan.

“Megengan diambil dari kata megeng yang artinya menahan. Umat Islam diminta untuk menahan segala bentuk perbuatan yang dapat menggugurkan ibadah puasa,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, kirab megengan apem tidak bisa dugantikan dengan kue yang lain karena apem artinya afwun yang berarti permaafan.

“Sehingga menjelang Ramadhan kita diharapkan saling memaafkan. Ini juga merupakan bentuk memaksimalkan habluminannas atau hubungan baik dengan sesama manusia,” tambahnya.

Kedepan acara Megengan ini diharapkan Bupati Jombang lebih ditingkatkan semaraknya. Bahkan bisa dilombakan. Sehingga semakin banyak tumpeng apem, semakin semarak. Lanjutnya saat didampingi Ketua DPRD, Sekda, dan para Forkopimda di alun alun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk tetap menjaga suasana tetap teduh dan kondusif.

Masih seputar alun alun, gelar pangan tradisional yang beragam, bergizi, seimbang dan aman ke depannya Pemkab Jombang akan menggelar Festival Bazar Ramadhan yang terletak di sepanjang jalan Presiden Gus Dur, mulai dari perempatan Stadion Merdeka sampai depan Universitas Darul Ulum.

“Produk yang dijual berhubungan dengan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan seperti makanan minuman untuk berbuka puasa dll. Harapannya dengan Festival Bazar Ramadhan ini dapat meningkatkan ekonomi dan omzet para pelaku usaha,” pungkas Bupati.

Reporter : Dedy Mulyadi

beritalima.com

Pos terkait