Sambut Imlek 2577, DLH Surabaya Pasang Dekorasi Kuda Api di Balai Kota dan Alun-Alun

  • Whatsapp

Surabaya, beritalima.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berkomitmen mempercantik wajah kota dalam menyambut hari-hari besar keagamaan. Salah satunya diwujudkan melalui pemasangan dekorasi Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan bahwa dekorasi Imlek tahun ini mengusung tema Kuda Api dan dipusatkan di kawasan depan Balai Kota Surabaya serta Alun-Alun Surabaya.

“Pemasangan ornamen dan dekorasi bertema Tahun Baru Imlek ini merupakan salah satu bentuk nyata toleransi antarumat beragama. Apalagi masyarakat Surabaya berasal dari beragam suku, ras, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis,” ujar Dedik, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya secara rutin memasang dekorasi pada setiap perayaan hari besar keagamaan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat identitas Surabaya sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Kami ingin mewujudkan Surabaya sebagai kota toleran, sehingga harmonisasi antarumat beragama di Kota Pahlawan semakin kuat,” imbuhnya.

Menariknya, dekorasi yang ditampilkan tahun ini mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan material daur ulang dari stok yang telah tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan anggaran tanpa mengurangi nilai estetika hasil kreasi tim di lapangan.

“Tidak hanya di ruang publik, pemkot juga telah mengeluarkan surat edaran kepada pengelola pusat perbelanjaan agar turut berpartisipasi memasang dekorasi serupa, sehingga suasana Imlek dan semangat toleransi semakin terasa di seluruh kota,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DLH Surabaya, Maria Agustin Yuristina, menyampaikan bahwa seluruh pengerjaan dekorasi mengusung konsep tematik yang disesuaikan dengan shio tahun berjalan.

“Saat ini ornamen-ornamen ikonik telah menghiasi kawasan Balai Pemuda hingga halaman Balai Kota, dan direncanakan tetap terpasang hingga memasuki minggu pertama bulan Ramadan,” kata Maria.

Selain memperindah kota, pemasangan dekorasi ini juga menjadi simbol nyata bahwa Surabaya merupakan kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Antusiasme masyarakat pun terlihat cukup tinggi, dengan banyak warga memanfaatkan lokasi dekorasi sebagai spot swafoto.

“Melihat respon positif masyarakat, Pemkot Surabaya berencana menghadirkan konsep yang lebih estetik pada momen Ramadan dan Lebaran mendatang,” pungkasnya. (*)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait