Sempat Bersaing dan Saling Support, Ibu dan Anak Diwisuda Bersama

  • Whatsapp
SURABAYA, beritalima.com | Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar wisuda ke 118 pada hari Rabu (11/2/2026). Acara tersebut dilaksanakan di gedung Graha Unesa Lidah Kulon Surabaya.
Sebanyak 1.387 mahasiswa telah diwisuda dan langsung mendapatkan ijazah.
Kedua ibu dan anak tersebut
Sri Wahyuningsih, S.Pd., M, PD
dan Sahda Atthiyah Tsaqif Qonita, S.H. menceritakan suka dukanya dalam menyelesaikan tugas sehingga keduanya bisa mendapatkan kesempatan diwisuda bersama.
Dalam wawancara disela-sela kegiatan wisuda, Sri Wahyuningsih menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kepala sekolah dan keluarganya yang memberikan dukungan dan support sehingga proses kuliah dan bekerja bisa berimbang.
“Saya guru bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Kasiman Kabupaten Bojonegoro. Rumah saya di Cepu Jawa Tengah. Jadi saya mengajar lintas kabupaten dan saya mengambil jurusan S2 manajemen pendidikan dan mengambil program RPL 1 tahun. Anak saya mbak Sada ini mengambil jurusan fakultas hukum dan mendapatkan beasiswa full 8 semester dari jalur prestasi,” kisah Sri Wahyuningsih.
Perempuan setengah abad ini menceritakan bahwa bukan hanya dirinya yang tengah berjuang untuk bisa sesegera mungkin menyelesaikan kuliah S2 nya. Tapi anaknya juga gencar dan berlomba-lomba untuk bisa secepatnya meraih gelar sarjana hukum.
“Alhamdulillah sungguh luar biasa, saya enggak pernah mimpi bisa wisuda bersama dengan anak saya. Perjuangan kita ini semoga bisa menginspirasi banyak  orang. Saya sampaikan juga terima kasih support-nya dari teman-teman SMP Negeri 1 Kasiman, terutama bapak kepala sekolah, teman-teman guru dan teman-temannya Mbak Syahda,” tukasnya.
Senada dengan perkataan ibunya, Sahda juga sangat antusias dalam menceritakan bahwa pihaknya lebih banyak membantu ibunya untuk terus belajar digital.
Bahkan Sahda mengaku jika dialah yang mencarikan jurnal-jurnal untuk kebutuhan tesis ibunya. Sahda menyadari jika ibunya kurang paham dengan teknologi digital. Karena itu pihaknya dengan tekun menuntun ibunya untuk bisa mengakses teknologi digital.
*Kita saling mensupport, meskipun saling bersaing agar bisa lulus bersama,” pungkasnya.(Yul)
beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait