Sempat Terganggu, Layanan IndiHome Kini Sudah Normal Kembali

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Telkomsel secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan IndiHome atas terjadinya penurunan kualitas layanan data (mobile dan fixed broadband) Telkomsel.

Gangguan tersebut terjadi pada Kamis (22/01/2026) siang hingga sore hari. Di hari yang sama, sekitar pukul 18.00, Telkomsel menginformasikan bahwa layanan IndiHome secara nasional telah berangsur pulih dan dapat digunakan secara normal.

“Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan,” ucap VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, melalui WhatsApp, Kamis (22/01/2026) pukul 18.00 WIB.

“Terimakasih atas kesetiaan dan kepercayaan pelanggan selama proses penanganan berlangsung. Telkomsel berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan guna mendukung seluruh aktivitas digital pelanggan,” tambahnya.

Dijelaskan, penurunan kualitas layanan data itu terjadi pada sebagian pelanggan secara nasional, yang berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT).

Gangguan tersebut terdeteksi sejak pukul 11.03 WIB. Sejak awal kejadian, seluruh tim teknis Telkomsel telah dikerahkan secara penuh untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi jaringan, serta percepatan pemulihan layanan agar kembali normal sesegera mungkin.

Disampaikan pula, selama dalam proses penanganan itu Telkomsel terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara end-to-end, serta menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi sesuai perkembangan penanganan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan jaringan demi memastikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Fahmi.

“Kami memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun produktivitas. Oleh karena itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan prioritas tertinggi,” tandas Fahmi. (Gan)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait