BANYUWANGI,Beritalima.com – Suasana RTH Rogojampi mendadak heboh dengan gelaran unik yang menyita perhatian banyak orang. Sebuah pameran sekaligus kontes batu akik anti tembak digelar, menghadirkan puluhan kolektor dan pecinta batu aji dari berbagai daerah. Yang membuatnya istimewa, ajang ini menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang.
Istilah “batu akik anti tembak” sudah lama dikenal di kalangan pecinta batu. Batu jenis ini diyakini memiliki kekuatan luar biasa, konon mampu menahan energi negatif bahkan diyakini kebal terhadap senjata. Meski demikian, para panitia menegaskan bahwa kepercayaan ini lebih pada sisi mitos dan spiritualitas, bukan untuk diuji secara nyata.
Perwakilan panitia, Rohman, menjelaskan bahwa acara ini bukan hanya lomba, melainkan sarana melestarikan tradisi dan menumbuhkan kecintaan pada warisan budaya batu akik.
“Batu akik anti tembak biasanya memiliki serat dan corak khas yang membuatnya terlihat kuat dan berwibawa. Banyak yang percaya batu ini memberikan perlindungan, kewibawaan, dan keberanian bagi pemiliknya,” terang Rohman.
Rohman menambahkan, para peserta membawa berbagai jenis batu akik dengan kategori khusus anti tembak, seperti batu bacan hitam, pancawarna keras, dan batu combong berlapis. Setiap batu dinilai berdasarkan keindahan, keunikan serat, serta aura yang dipancarkan, bukan dengan cara ekstrem yang membahayakan.
“Kontes ini mengedepankan nilai estetika dan filosofi batu akik. Jadi yang dinilai adalah keindahan batu, keaslian, serta cerita yang melekat pada masing-masing batu. Dari situ juri menentukan siapa yang berhak membawa pulang hadiah jutaan rupiah,” tambah Rohman.
Gelaran ini sontak menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Ratusan pengunjung tampak antusias menyaksikan koleksi batu akik yang dipamerkan, bahkan banyak yang ikut berburu batu langka sebagai koleksi pribadi.
Bagi sebagian orang, batu akik memang bukan sekedar perhiasan, melainkan simbol filosofi, doa, dan keyakinan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kontes di RTH Rogojampi Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi ini menjadi bukti bahwa pesona batu akik anti tembak masih tetap hidup dan digemari hingga saat ini. (Ron//B5)






