Setelah Kunjungi Pabrik Tanaman Porang, Perempuan Tani Jatim Podcast Di Berita Lima

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com | Pengurus DPP Perempuan Tani Jatim semakin masif melakukan gerakan nyata ke masyarakat. Setelah sebelumnya mengunjungi pabrik Porang di Madiun, Selasa (30/6) perwakilan pengurus DPP PTHKTI Jatim mengunjungi kantor redaksi Berita Lima di Surabaya.

“Sebenarnya tujuan mereka adalah persiapan webinar series yang bersinergi dengan kami serta instansi terkait. Namun saya pikir, kok eman, kalau tamu istimewa ini hanya membicarakan perencanaan webinar. Jadi saya ajak gabung dalam podcast tadi”, jelas Efendi, CeO Berita Lima.

Lia Istifhama, selaku ketua DPP PTHKTI Jatim, menjelaskan rasa apresiasinya.

“Luar biasa, pada kesempatan tadi kami bisa berdiskusi lewat kanal YouTube Berita Lima terkait penanggulangan bahaya narkoba dan pornografi di dalam sosial media, Kebetulan bersamaan dengan ulang tahun GIAN yang ketiga tahun. Dalam podcast tadi, saya bersama bu Shofie, bu Santi, dan bu Niken, Menarik karena podcast tadi menginginkan pentingnya peran keluarga, bagaimana kepedulian pada anak terus dipertahankan dan bagaimana pentingnya keluarga sebagai cctv-nya anak”, ujarnya.

Ia juga menjelas bahwa aksi sosial dan berkunjung pada instansi terkait penguatan sumber daya hayati masih masif dilakukan. “Kemarin pengurus juga sudah berkunjung ke PT Paidi Indo Porang sebagai studi banding budidaya porang. Yang mengikuti bu Nurul, bu Umiyati, bu Astutik, bu Chasanah, bu Enny, dan bu Tjatur”, ujarnya.

Secara terpisah, Nurul Qomariyah, yang berkunjung ke pabrik porang, menjelaskan alasannya : “Tujuan kunjungan ke PT Paidi Indo Porang agar Perempuan Tani HKTI dapat berperan aktif dalam budidaya porang. Karena porang memiliki segudang manfaat,mulai bahan makanan hingga kosmetik. Dari sisi bisnis, porang juga sangat dibutuhkan dibeberapa negara sehingga peluang export juga tinggi. Ini pastinya juga menjadi kesempatan besar bagi para petani untuk memulai budidaya porang, sehingga nantinya akan berdampak pada kesejahteraan keluarganya”.

www.beritalima.com

Sedangkan Astutik, menambahkan: “Tanaman porang ini sekarang bagaikan emas yang memiliki harga yang fantastis karena mampu menembus pasar ekspor terutama ke negara jepang,china,vietnam dan lain-lain. Bayangkan saja, dipasar lokal harga porang iris kering mampu menembus angka 35-50 ribu, sedangkan dalam 1 hektar lahan yang kita tanami porang mampu menghasilkan 6 ton porang. Wow fantastis bukan? Jadi, tanaman porang memang memiliki beragam manfaat, tak ayal pasar dunia sangat meminati umbi yang sekilas mirip suweg ini. Porang digunakan untuk bahan baku mie, bungkus kapsul, makanan pengganti nasi yang rendah kalori untuk diet, bahkan untuk bahan baku pembungkus kapsul dan lem ramah lingkungan”. (rr)

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait