SMAN 1 Gresik Dapat Sorotan Komisi E DPRD Jatim Terkait Tarikan SPP

  • Whatsapp
Anggota kimisi E DPRD Jatim Kodrat Sunyoto.

GRESIK,beritalima.com- Anggota Komisi E DPR Jatim, Kodrat Sunyoto, menyoroti polemik tarikan SPP yang dilakukan SMAN 1 Gresik.

Dia menegaskan tidak boleh sekolah menarik SPP karena sudah ada aturan pelarangannya.hanya sumbangan dari wali murid.

“Mereka salah memahami, tidak ada tarikan yang dilakukan sekolah. Dilarang,” ujar Anggota Komisi E DPRD Jatim Kodrat Sunyoto.(24/05/2022). Kepada wartawan.

Politisi Golkar Dapil Gresik-Lamongan ini mengatakan sesuai Permendikbud 75/2016 yang ada adalah dukungan atau sumbangan dari para orang tua siswa. Yang dihimpun sendiri oleh komite sekolah. “Ini untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” ungkap dia.

Dijelaskan, untuk nominalnya sendiri harus sesuai kesepakatan komite. Karena bentuknya sumbangan maka tidak sama nominal antara yang mampu dan tidak mampu.

Sebelumnya, tarikan SPP yang dilakukan SMAN 1 Gresik mendapat protes dari wali murid. Pasalnya, nominalnya ditentukan Rp 250 ribu perbulan. Selain itu, pembayaran SPP juga seperti diwajibkan lantaran yang tidak membayar tidak boleh ikut rekreasi maupun ujian.(*)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait