MADIUN, beritalima.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi pelanggan, khususnya pada masa angkutan lebaran, 11 Maret-1 April 2026.
Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kemudahan penyampaian aspirasi baik di area stasiun maupun di atas kereta api (KA), Daop 7 Madiun memperkuat implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut bahwa langkah ini merupakan wujud kepatuhan perusahaan terhadap regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri PANRB No. 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SP4N-LAPOR!.
“Kami ingin memastikan setiap pemudik merasa nyaman dan memiliki saluran yang mudah diakses untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun laporan selama perjalanan di masa Lebaran ini. Penguatan SP4N-LAPOR! adalah bagian dari upaya kami menciptakan transparansi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat,” ucap Tohari.
Fokus utama dari optimalisasi layanan pengaduan selama masa mudik dan balik lebaran, pertama pelayanan prima. Yakni memberikan kepastian bahwa setiap aduan masyarakat, baik terkait fasilitas stasiun maupun pelayanan di dalam kereta, akan dikelola secara profesional sesuai standar nasional.
Kemudian kenyamanan penumpang. Yaitu dengan menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama periode puncak arus mudik dan balik dengan pengawasan yang lebih ketat melalui feedback langsung dari pengguna jasa.
Berikutnya inovasi berkelanjutan. Dalam hal ini KAI Daop 7 terus berinovasi dalam mengintegrasikan teknologi informasi guna mempermudah akses pelayanan publik yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu, masyarakat dapat menyampaikan suara untuk layanan lebih nyaman (Survey Pengalaman Mudik) melalui scan barcode yang tersebar di stasiun-stasiun dan melalui tautan https://bit.ly/qrcode_skm_kemenpanrb.
“KAI Daop 7 Madiun tidak akan berhenti berinovasi. Kami berharap dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan, aman, serta selamat bagi seluruh pelanggan kereta api, khususnya dalam momen penuh makna angkutan lebaran tahun ini untuk tercipta ‘Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan,” pungkasnya. (Hms/editor Dibyo)








