Tak Banyak Orang Tahu, Gedung DPR Hemat Energi Hingga 18 Persen

  • Whatsapp
Tak banyak orang tahu, Gedung DPR hemat Listrik hingga 18 persen (foto: abri)

Jakarta, beritalima.com|- Sejumlah Gedung di Komplek Parlemen/DPR RI, Senayan, Jakarta, ternyata telah melakukan terobosan penting dalam hal penghematan energi listrik hingga 18 persen secara bertahap sejak 2022 hingga kini.

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR telah melakukan studi kelayakan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dimulai sejak 2021. Waluyo SE, MAP, Kepala Bagian Barang Milik Negara Setjen DPR mengatakan kepada beritalima, “ide awalnya bermula dari Sekjen DPR Pak Indra Iskandar, yang menghendaki adanya penghematan dalam pembiayaan penggunaan listrik yang selama ini telah berjalan.”

Kebijakan Sekjen DPR untuk melakukan inovasi teknologi memang seiring dengan program nasional yang mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam berbagai kegiatan, baik di perkantoran maupun perumahan, lintas kementerian dan lembaga.

Seluruh wilayah dan bangunan di lingkungan DPR sendiri (diluar MPR RI dan DPD RI), merupakan salah satu salah satu obyek vital nasional yang dalam operasionalnya memerlukan pasokan listrik sangat tinggi dan terjaga optima (reliable). Tercatat pada 2021, setiap bulannya, Setjen DPR mesti merogoh kocek 1,9 miliar rupiah per bulan untuk listrik dari PLN.

Kini, dengan adanya PLTS yang telah beroperasi pada September 2022, DPR bisa menghemat biaya cukup berarti. Dari data yang diberikan Waluyo, pafa 2023 sudah dapat melakukan penghematan biaya listrik sebesar 15% atau Rp 389.770.748. Di 2024, penghematan 15% atau Rp 463.520.296. Sehingga pada dua tahun tersebut DPR terbukti menghemat biaya listrik Rp 853.291.044,-.

Capaian PLTS yang dipasang DPR bekerjasama dengan pihak swasta, PT Agra Surya Energy, kini telah menempati tujuh titik strategis, yakni di Monumen Surya Energi Indonesia atau MESI berada di halaman paling depan menghadap Jalan Gatot Subroto, Gedung Nusantara 4, Gedung Nusantara 3, Gedung Nusantara 2, Gedung Nusantara 2 Paripurna, Gedung Sekjen dan Gedung Mekanik.

Beritalima sempat diajak mengunjungi MESI dan melihat ke beberapa atap Gedung yang sudah dipasang PLTS. Di MESI, ini sangat menarik dan banyak pihak (masyarakat) yang belum mengetahuinya bila di komplek Parlemen, terdapat sebuah taman energi begitu asri. Di tengah tanaman yang warna-warni, ada panel surya dan lambing Burung Garuda, serta berbagai narasi dibawahnya yang bisa dibaca oleh siapapun yang berkunjung.

“Kami juga sediakan speaker aktif sehingga nanti diantara panel dan taman ada suara yang keluar untuk menjelaskan semua pembangunan PLTS ini. Saat tamu dari delegasi internasional G-20 ke DPR, kita ajak ke MESI, disamping juga mereka menanam pohon disekitarnya,” jelas Waluyo, yang kini menjabat Kepala Biro Umum Setjen DPR (20/2).

Ketua DPR RI Puan Maharani memang sempat memperkenalkan kepada tamu asing peserta G20 dari Parliamentary Speakers’ Summit (P20) ketika ke DPR pada September 2022, yang menyebutnya tentang peran DPR di depan dalam mengawal pembangunan berkelanjutan, energi hijau dan salah satu upaya penyelamatan bumi.

Jurnalis: abriyanto

beritalima.com

Pos terkait