Tampung Aspirasi Warga Desa Leran Kalitidu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Ingatkan Pentingnya Komunikasi

  • Whatsapp
BOJONEGORO, beritalima.com | Wakil ketua DPRD provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni menggelar agenda reses kedua Masa Persidangan Tahun 2025-2026 untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat di Desa Leran Kecamatan Kalitidu Bojonegoro, Minggu (15/2/2026).
Ratusan warga hadir dalam pertemuan tersebut. Politisi partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) 12, yang meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban tersebut, menerima berbagai aspirasi dan usulan warga yang mencerminkan kebutuhan dan harapan dari masyarakat setempat.
Wanita cantik berhijab yang selalu tampil cool ini mengatakan bahwa kehadirannya yang merupakan wakil rakyat sangat penting untuk mendengarkan langsung suara rakyat di masing-masing daerah pemilihan.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk menjembatani aspirasi bapak atau ibu sekalian. Setiap masukan sangat berarti dalam upaya kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” terangnya.
Sejumlah perwakilan warga menyampaikan aspirasi mereka. Salah satunya Suwiyoto, juga Ketua BPD Desa Leran menyoroti akan sarana prasarana tempat ibadah, seperti Masjid di Dukuh Kalipang. Ia menyebut, untuk  diperhatikan dan dibantu pembangunannya.
”Kami berharap ada perhatian dan bantuan pembangunan untuk Masjid di Dukuh Kalipang, agar tidak hanya bantuan infrastruktur desa saja,” tukasnya.
Sementara itu, Siti Zumratul  menambahkan bahwa pihaknya juga membutuhkan pengadaan sarana gedung TPA/TPQ. Karena gedung tersebut dinilai sudah tidak memadai untuk proses belajar mengajar.
“Karena santri kami semakin banyak, sehingga gedung yang ada sudah tidak mampu menampung untuk belajar, mereka harus rela belajar dua sift, maka kami mohon perhatian dan dukungan pembangunan gedung baru yang saat ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Umi Kulsum, warga lain menyampaikan pentingnya insentif guru TPA/TPQ. Ia berharap adanya peningkatan insentif guru dari pemerintah maupun wakil rakyatnya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
”Peningkatan insentif akan sangat membantu kami dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan pendidikan yang ada di desa kami,” ungkapnya.
Mendengar semua keluhan dan aspirasi tersebut, Sri Wahyuni bertekad untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi warga tersebut. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan saran dari masyarakat.
“Saya akan membawa semua masukan ini ke rapat DPRD provinsi Jawa Timur dan berupaya agar segera ada tindakan nyata,” tegasnya.(Yul)
beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait