SURABAYA, beritalima.com | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) melalui edukasi sejak dini. Mereka mensosialisasikan keselamatan perjalanan KA ke para pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kota Surabaya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian, termasuk bahaya bermain di sekitar jalur rel, pentingnya mematuhi rambu-rambu, serta disiplin saat berada di perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, edukasi kepada pelajar usia dini sangat penting sebagai upaya preventif dalam menekan potensi kecelakaan di jalur KA.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini agar anak-anak memahami bahwa jalur rel bukanlah tempat bermain dan memiliki risiko tinggi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan data, pada periode Januari – April 2025 tercatat sebanyak 18 kejadian di jalur KA maupun perlintasan sebidang. Terus, pada periode Januari – April 2026 tercatat sebanyak 24 kejadian. “Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalur rel dan perlintasan sebidang masih perlu terus ditingkatkan,” lanjut Mahendro.
Menurutnya, mayoritas insiden terjadi akibat kurangnya disiplin, seperti menerobos palang pintu perlintasan, dan masih adanya aktivitas di area terlarang pada jalur KA. Karena itu, KAI Daop 8 Surabaya secara masif terus melakukan sosialisasi keselamatan, khususnya di lingkungan sekolah.
Ditegaskan, program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau berbagai jenjang pendidikan, terutama sekolah dasar, guna membangun fondasi budaya keselamatan sejak usia dini.
Adapun dua SD di Surabaya yang menjadi tempat sosialisasi kali ini SD Darussalam di Jalan Pesapen Barat V/10, dan SD Trisula di Jalan Johor No.3 Perak Timur.
Dalam kegiatan ini para siswa-siswi diberikan materi secara interaktif, mulai dari pemutaran video edukasi, penyampaian materi keselamatan, hingga sesi tanya jawab yang menarik.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan edukatif dan pembagian souvenir untuk meningkatkan antusiasme peserta, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.
KAI Daop 8 Surabaya berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan sekitarnya dengan turut mengingatkan keluarga dan masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur KA.
“KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan ke berbagai kalangan, termasuk sekolah, komunitas, dan masyarakat umum, sebagai bagian dari upaya menciptakan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungas Mahendro. (Gan)
Teks Foto: KAI Daop 8 Surabaya saat sosialisasi keselamatan di sebuah SD di Surabaya.








