Tekan Inflasi Beras Medium, Bupati Ikfina Launching Gerakan Serentak Pembelian Beras Premium Bagi ASN Pegawai BUMD

  • Whatsapp

MOJOKERTO,Beritalima.com- Pemkab Mojokerto terus intervensi tingginya harga kebutuhan pokok di pasar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah selain melakukan operasi pasar juga menganjurkan kepada Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dan pegawai BUMD di kabupaten Mojokerto untuk melakukan pembelian beras jenis premium Lokal.

Bupati Mojokerto, Dr Hj Ikfina Fatmawati, M.S,i yang didampingi, Sekertaris Daerah ( Sekda ) kabupaten Mojokerto, Drs Teguh Gunarko, M.S.i, beserta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah serta Kepala OPD memimpin Apel bersama serta melaunching gerakan serentak membeli beras jenis Premium lokal bagi ASN dan pegawai BUMD Pemkab Mojokerto di halaman Pemkab Mojokerto. Selasa (12/9/2023).

Dalam sambutanya, bupati perempuan pertama di Mojokerto tersebut mengatakan, ini bagian dari upaya pemerintah dalam stabilisasi harga beras serta guna untuk pengendalian inflasi di kebupaten Mojokerto.

“Dan Alhamdulillah angka inflasi ada peningkatan sebelumnya 3,3 dan saat ini 3,8 ” ujar bupati

Sedangkan, kegiatan ini, lanjut bupati. Kita melibatkan para ASN dan karyawan pemkab Mojokerto untuk bersama-sama pengendalian inflasi di kabupaten Mojokerto terutama di inflasi beras, dan sejauh ini dalam minggu-minggu ini kebutuhan beras medium meningkat sehingga harganya menjadi naik sedang beras langka.

“Upaya kita adalah bagaimana kita bisa menekan beras medium yang ada di pasar,” kata bupati

Bupati juga menambahkan, salah satu cara adalah kita melibatkan ASN dan Karyawan BUMD untuk mengurangi tingkat kebutuhan beras medium yang ada di pasar. Maka kita berkerjasama dengan perum Bulog dengan pembelian beras premium bagi ASN dan karyawan kabupaten Mojokerto

“Kita gerakan para ASN dan karyawan BUMD untuk melakukan pembelian beras premium di Bulog. Ini masuk dalam kerjasama kita dengan Bulog termasuk dalam pemantauan serta termasuk dalam pembelianya” tambah bupati.

Harapanya, masih kata bupati, sekitar ada 8 ribu karyawan dan ASN di lingkup kabupaten Mojokerto bisa melakukan memenuhi kebutuhan di setiap bulannya, sehingga tidak mengganggu kebutuhan beras medium bagi masyarakat.

“Kita akan pantau terus, karena kita melaporkan semua kegiatan gerakan yang kita lakukan upaya pengendalian inflasi. Dan ini menjadi monitor utama di pemerintah pusat”kata bupati Mojokerto

Bupati juga menjelaskan, Pembelian Beras Premium bagi ASN, bisa melalui Aplikasi Tumbas dengan proses COD (cash on delivery).

Selain dihadiri jajaran OPD, Launching gerakan pembelian beras premium lokal tersebut juga di hadiri, Kepala Bulog, serta Forkopimda kabupaten Mojokerto. ( Adv/ Kar)

beritalima.com

Pos terkait