Terima Kasih dr Beny

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com|
Anggota DPRD provinsi Jatim Dr Benjamin Kristianto MARS sangat terkenal di lingkungan masyarakat Sidoarjo. Bukan saja karena dr Beny, panggilan akrab dr Benjamin Kristianto, sebagai anggota DPRD provinsi Jatim, tetapi sifat manusiawinya itu yang sangat mengharu biru.

Sudah menjadi trademark bahwa dr Beny dianggap sebagai Malaikat bagi masyarakat, terutama masyarakat miskin. Kehadiran dr Beny sebagai seorang dokter yang selalu siap membantu menyembuhkan warga yang sakit, merupakan anugerah yang tak ternilai, karena itu masyarakat sangat menghargai dan menyayangi dr Beny.

Menanggapi perihal tersebut, dr Beny hanya tersenyum lebar. Wajah gantengnya terlihat diantara tawa kecilnya.

Menurut dr Beny, apa yang dilakukannya adalah suatu hal yang wajar.

“Sebagai seorang dokter, membantu orang yang sedang sakit untuk mendapatkan pengobatan, adalah hal yang wajar. Profesi seorang dokter ya memang mengobati orang yang sedang sakit. Siapapun orangnya, sudah menjadi panggilan jiwa kalau kita bertemu dengan orang yang sedang sakit, ya kita harus membantu untuk mengobati,” ujarnya dengan senyum lebar.

Politisi besutan partai Gerindra ini menyebutkan bahwa pihaknya tidak tebang pilih. Semua pasien adalah orang-orang istimewa yang membutuhkan bantuan pengobatan.

“Apa dia orang kaya, apa dia orang enggak punya, namanya pasien ya harus diberikan pelayanan sebaik-baiknya. Diberikan pengobatan yang terbaik agar pasien cepat sembuh. Tugas seorang dokter memberikan pengobatan yang terbaik untuk semua pasien,” jelas pemilik rumah sakit Sheila Medhika tersebut.

dr Beny menuturkan, awal mula dirinya bertekad untuk bisa kuliah di kedokteran, karena panggilan jiwanya. Saat kakaknya sakit parah, hati kecilnya terketuk untuk bisa mengabdikan diri menjadi seorang dokter agar bisa mengobati kakaknya. Terlebih biaya pengobatan kakaknya sangat mahal.

“Saya bertekad untuk menjadi dokter karena ingin membantu menyembuhkan warga yang sakit. Saya tidak memikirkan apakah orang tersebut punya uang untuk membiayai pengobatan, yang penting orang tersebut harus diobati dulu. Dia harus sembuh, karena tujuan utama kita adalah menyembuhkan pasien yang sakit,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com

Pos terkait