Tes CPNS Bondowoso, Sekda Syaifullah Pastikan Hasilnya Transparan

BONDOWOSO, beritalima.com – Sekretaris Daerah Bondowoso H Syaifullah, S.E, M.Si memastikan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berlangsung transparan dan bebas KKN. Sebab, SKD CPNS telah menggunakan sistem komputer Assisted Tes (CAT) yang tidak bisa diintervensi pihak manapun untuk meloloskan peserta.

Sekda Syaifullah menjelaskan, bahwa baik peserta mau keluarga yang mengantar bisa mengetahui langsung nilai setiap peserta di layar monitor yang telah disediakan. Baik saat peserta tes mengerjakan soal atau selesai tes. Sehingga dipastikan tidak ada celah bagi pihak manapun untuk melakukan kecurangan.

“Ya pakai sistem. Jadi semua bisa melihat langsung hasil tes. Kita kawal jangan sampai ada permainan entah itu waktu mengisinya atau apa,” Kata Syaifullah usai menandatangani MoU terkait SKD CPNS dengan BKN Wilayah II di Kantor Pemda, Selasa (11/2).

Diungkapkannya, pelaksanaan test SKD CPNS yang bersih tanpa permainan akan menghasilkan sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional. Karena yang berhasil lulus merupakan peserta yang benar-benar mempunyai kompetensi dan mempunyai idealisme.

“Dengan sistem yang benar maka melahirkan pegawai-pegawai yang benar. Mereka yang mempunyai idealisme adalah lulusan terbaik,” Paparnya.

Pria asli putra daerah itu, berharap peserta yang merupakan putra daerah banyak yang lolos. Sehingga ke depan bisa tenang dalam menjalankan tugas karena tidak harus berusaha pindah.

“Mudah-mudahan yang lulus banyak putra daerah lah. Sehingga kedepannya tidak terlau ribet dengan urusan pindah. Untuk jumlah peserta asli Bondowoso masih belum tau karena datanya pakai no NIK,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKN Regional II, Tauhid Djatmiko menjelaskan, bahwa penandatangan MoU adalah salah satu tahapan dari pelaksanaan CPNS.

“Jadi kita beberapa kali sudah koordinasi seluruh BKD Kabupaten dan Kota, Provinsi. Tahapan-tahapan ya sampai mulai titik lokasi, kita berakhir Januari, awal Januari kita tentukan titik-titik lokasi di Jawa Timur sudah kita sepakati,”jelasnya.

Menurutnya, untuk Bondowoso ini, kemarin (Senin-Red) dilaksanakan dan telah diberikan beberapa arahan. Dan Bupati Bondowoso pun hadir untuk memberikan motivasi kepada seluruh peserta.

“Dan sampai hari ini berjalan lancar, aman, mudah-mudahan sampai akhir nanti. Saya cek langsung tadi di lapangan, ternyata alur dan SOP sudah dilaksanakan dengan baik,” akuinya.

Tak hanya itu kata dia, untuk di Bondowoso sendiri, jumlah pendaftarnya sekitar 5800 lebih. Hal itu semua untuk mengisi formasi 289, yang praktisannya 4%.

“Mudah-mudahan dari 4% ini akan mengisi ASN di Bondowoso sehingga cita-cita atau harapan Bupati untuk Bondowoso melesat itu biar lebih cepat lagi,” pungkasnya. (*/Rois)