Jakarta, beritalima.com|- Presiden Prabowo Subianto gelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta (5)3) sambil buka puasa bersama serta membahas persatuan bangsa hingga perdamaian dunia.
Dukungan moral dan spiritual dari para ulama diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah dalam menjalankan amanah pembangunan, sekaligus menjaga Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat.
Sejumlah tokoh agama Islam menyampaikan apresiasi serta optimisme terhadap langkah pemerintah dalam penyelenggaraan negara sebagai upaya membangun dan menjaga keutuhan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan Silaturahmi Presiden dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam.
“Presiden mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh beliau adalah demi keutuhan Republik Indonesia, demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia. Para ulama dan para kiai memahami hal tersebut sebagai sikap Presiden yang ditempuh pada jalan yang baik dan benar,” ujar Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani menuturkan, Presiden minta dukungan para tokoh agama yang hadir untuk turut berperan dalam menjaga keutuhan serta persatuan bangsa. “Karena itu kita semua diminta untuk tetap memberikan dukungan serta mendoakan agar apa yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, K.H. Mohammad Hasib Wahab Hasbullah mengatakan, berbagai program dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo merupakan upaya nyata mewujudkan kesejahteraan rakyat.
“Intinya saya mendukung dan mengapresiasi program ekonominya, dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama rakyat kita akan semakin makmur,” tuturnya.
Sementara Wakil Ketua MUI K.H. Marsudi Syuhud apresiasi kepada Presiden atas upayanya dalam menghadapi situasi global yang sangat dinamis. Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah saat ini menunjukkan kesungguhan untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus berperan aktif dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.
“Maka kami para kiai dan pimpinan agama antusias menyambut beliau serta mendukung beliau untuk berusaha sekeras-kerasnya, baik demi kemajuan bangsa Indonesia maupun untuk perdamaian dunia,” terang Marsudi.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum Wahdah Islamiyah K.H. Muhammad Zaitun Rasmin merasa terharu terhadap komitmen Presiden Prabowo dalam memperjuangkan perdamaian, khususnya untuk Palestina. Zaitun mengatakan komitmen tersebut mencerminkan semangat bersama untuk kebaikan umat.
Dukungan moral dan spiritual dari para ulama diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah dalam menjalankan amanah pembangunan, sekaligus menjaga Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat di pentas internasional.
Jurnalis: abri/dedy/setneg








