Transformasi atau Tertinggal: Pesan Bupati di Orientasi RKPD 2027

  • Whatsapp

SUMBAWABARAT, NTB. Beritalima.com| 12 Januari 2026
— Kata transformasi kembali menjadi penekanan utama Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si saat membuka Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Bagi Bupati, transformasi bukan sekadar jargon visi, melainkan keharusan yang harus diwujudkan dalam kerja nyata perangkat daerah.

Di hadapan jajaran OPD, Bupati menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada dokumen. Gagasan besar, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Transformasi kesejahteraan masyarakat, kata Bupati, berjalan seiring perubahan ekspektasi publik. Jika dahulu kesejahteraan diukur dari kepemilikan rumah dan lahan, kini pelayanan kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar berkualitas menjadi tuntutan utama.

Dalam konteks itulah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tetap konsisten menjalankan dua program besar, Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa, sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan.

Namun, Bupati juga mengingatkan tantangan baru di era digital. Satu layanan publik yang dinilai buruk dapat dengan cepat menyebar di media sosial dan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan
.
Karena itu, ia meminta OPD tidak hanya bekerja administratif, tetapi juga adaptif dan responsif terhadap perubahan masyarakat. Pemerintah, menurutnya, harus ikut bertransformasi agar tidak tertinggal dari masyarakat yang dilayaninya.(Rozak)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait