SURABAYA, beritalima.com | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat kinerja angkutan penumpang yang positif sepanjang Triwulan I 2026, melayani sebanyak 3.093.229 pelanggan, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2.675.973 pelanggan.
Dari total volume tersebut, sebanyak 1.534.152 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya, sementara 1.559.077 pelanggan tercatat tiba. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api (KA) sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.
Secara bulanan, tren positif terlihat dengan capaian 1.013.788 pelanggan pada Januari 2026, 853.863 pelanggan pada Februari 2026, dan meningkat signifikan menjadi 1.225.578 pelanggan pada Maret 2026.
Peningkatan tersebut tidak terlepas dari tingginya mobilitas masyarakat pada awal tahun, termasuk momentum hari besar keagamaan, perjalanan kerja dan pendidikan, liburan panjang akhir pekan, serta meningkatnya perjalanan wisata, khususnya pada Maret yang mencatat volume tertinggi selama Triwulan I 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Triwulan I 2026 menjadi indikator bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama masyarakat. KAI secara konsisten menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, yang diiringi dengan peningkatan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” ujar Mahendro.
Tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama Triwulan I 2026, Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 459.413 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 439.489 pelanggan, dan Stasiun Malang sebanyak 250.771 pelanggan.
Sementara untuk volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 469.844 pelanggan, diikuti Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 434.911 pelanggan, serta Stasiun Malang sebanyak 262.633 pelanggan.
KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan baik di stasiun maupun selama perjalanan.
Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat sepanjang Triwulan I 2026 juga menjadi peluang bagi KAI untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.
Sebagai bagian dari strategi berkelanjutan, KAI Daop 8 Surabaya terus menghadirkan inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, termasuk kemudahan akses, pengembangan integrasi antarmoda, serta peningkatan fasilitas di stasiun dan di dalam kereta.
“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang tidak hanya mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu, tetapi juga kenyamanan di setiap perjalanan. Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” kata Mahendro.
Dengan kinerja yang menunjukkan tren positif, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. (Gan)
Teks Foto: Para pengguna KA di Stasiun Surabaya Gubeng.








