Usai Peluncuran buku ‘Nahkoda Menatap Laut’, Syarif Hasan: Saya Tetap Berkiprah di Demokrat

  • Whatsapp

JAKARTA, Beritalima.com– Politisi senior Partai Demokrat, Dr H Syarif Hasan mengaku, dirinya telah dibesarkan partai berlambang ‘Bintang Mercy’ itu sehingga dipercaya menjadi Ketua Fraksi di DPR RI, dipercaya sebagai Menteri Koperasi dan UMKM Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II dan saat ini sebagai Wakil Ketua MPR RI.

“Apapun yang terjadi, saya akan tetap berkiprah di partai Demokrat,” kata Syarif Hasan dalam puluncuran buku ‘Nakoda Menetap Laut’ di Senayan, Jakarta akhir pekan ini. Dalam acara yang digelar di hotel mewah itu, pria kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan, 17 Juni 1946 tersebut.

Menurut Syarif yang juga tangan kanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), buku ini merupakan perjalanan hidup yang juga autobiografi dirinya yang mengungkap fakta sejarah sepanjang karir politik dia. Buku 15 Bab itu mengupas sejarah mulai sejak masa kecil, sampai memasuki dunia politik dan memilih partai Demokrat yang terus mendapat kepercayaan dari SBY hingga saat ini.

beritalima.com

Di antara kepercayaan yang diterima Syarief Hasan seperti menjadi Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, menjabat menteri UKM, Ketua Harian partai Demokrat, saat ini menjabat Wakil Ketua MPR RI saat ini. ”Saya termasuk orang yang sangat beruntung karena dibimbing langsung bersama Pak SBY,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat 2004-2009 itu.

Hadir dalam acara Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Fadel Muhammad, mantsn Menpora Andi Malarangeng, Sekjen partai Demokrat Teuku Riefky Harsa, Tantri Abeng dan anggota DPR RI lainnya serta keluarga Syarifudin Hasan.

beritalima.com

Syarief mengatakan kepada pihak yang bersinggungan dalam sejarah itu, saya harap bisa menerima ini sebagai sejarah dan apa adanya. Dirinya tak punya maksud apa-apa selain berbagi pengalaman untuk generasi muda Indonesia. Dimana buku ‘Nahkoda Menatap Laut’ yang disusun menghabiskan waktu enam tahun dan digarap tim Mizan itu, juga bagian dari kecintannya pada keluarga.

Serta buku ini bagian dari sumbangsih kecintaannya pada istri saya, Ingrid Kansil dan anak-anak serta cucu saya. “Terima kasih untuk dukungan yang diberikan selama ini. Dengan buku ini saya berharap, kalian lebih mengerti bahwa saya amat mencintai kalian,” demikian Syarih Hasan. (akhir)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait