Wabup Khoironi Lepas Kontingen Porprov VII, Minta Para Atlit Jaga Sportifitas

  • Whatsapp
Pelepasan Atlit Porprov Jatim VII dilakukan Wabup Situbondo di Pendopo. (Rois/beritalima.com)

SITUBONDO, beritalima.com – Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani melepas kontingen Situbondo yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim, Selasa (21/6/2022) malam. Acara tersebut berlangsung di Pendapa Aryo Situbondo.

Dalam sambutannya, orang nomor dua di Kota Santri Pancasila ini mengatakan, kesiapan, optimisme, dan tekad yang bulat harus tertanam pada diri kontingen. Sebab hal tersebut merupakan wujud realisasi pembinaan prestasi olahraga.

“Namun yang tak kalah pentingnya adalah dengan mengikuti Porprov VII Jatim ini untuk meningkatkan prestasi atlet yang lebih baik lagi,” ucap perempuan asal Kecamatan Besuki ini.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Nyai Khoi ini mengungkapkan, dengan mengikuti ajang Porprov VII Jatim ini bisa memberikan motivasi dan dukungan secara moral terhadap atlet dan pelatih dalam keseriusannya mengikuti pertandingan.

“Kalian (para atlet -red) sudah berlatih dengan sungguh-sungguh, kerja keras dan menjunjung tinggi kedisiplinan. Saya optimis usaha yang keras ini tidak akan mengkhianati hasil,” tegasnya.

Oleh karena itu, Nyai Khoi berharap ajang Porprov VII Jatim ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk meraih prestasi. “Sehingga hal itu bisa memberikan kebanggaan tersendiri, dan bisa mengharumkan nama Kabupaten Situbondo,” bebernya.

Lebih jauh, Mantan Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PPP ini meminta kepada para atlet untuk menjaga nama baik Kabupaten Situbondo. “Dan tolong junjung tinggi nilai-nilai sportivitas di tempat pertandingan masing-masing,” pungkasnya.

Untuk tim official, Nyai Khoi berharap agar mampu membangun kekompakan, dan kerjasama yang baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. “Saya minta juga diperhatikan kesehatan para atlet ini, karena faktor non-teknis ini bisa berpengaruh terhadap hasil pertandingan di lapangan. Jangan sampai kesehatan atlet kita menurun karena faktor kesehatan yang tidak prima,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pemkab Situbondo juga mengajak masyarakat membantu jajaran Forkopimda memberantas peredaran rokok ilegal di Kota Santri Pancasila. Sebab keberadaan rokok ilegal tersebut sangat merugikan negara, karena tidak ada kontribusi pajak. Sehingga mempengaruhi dana DBHCHT ke pemerintah daerah. (Adv/Bet)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait