Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Ajak Masyarakat Bangkitkan Kembali Gotong Royong

  • Whatsapp
BOJONEGORO, Beritalima.com-
Meskipun Bojonegoro termasuk wilayah daerah pedesaan, tetapi banyak masyarakat yang memiliki profesi sebagai pekerja. Karena kebutuhan hidup yang terus meningkat, kesibukan masyarakat juga semakin bertambah, terutama dikalangan muda dan generasi GenZi yang memilih untuk meninggalkan budaya berkumpul bersama warga.
Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan bagi sebagian generasi GenZi kurang menarik minat mereka. Kalangan GenZi ini lebih menyibukkan diri dengan bermain handphone.
Untuk membangkitkan nilai-nilai gotong royong dan menguatkan ikatan silaturahmi dengan masyarakat, Wakil Ketua DPRD provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni menyapa warga masyarakat Desa Kacangan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/2/2026).
Bertempat di Joglo Angkringan RT 01 RW 02, kehadiran Sri Wahyuni didampingi Sukur Priyanto dan Didik Tri Setyo Purnomo disambut penuh antusias oleh warga masyarakat setempat.
Mengusung tema, ”Membumikan Tradisi Gotong Royong Sebagai Pilar Sosial Masyarakat”, politisi partai Demokrat tersebut mengajak masyarakat untuk meneguhkan kembali nilai-nilai gotong royong. Menurutnya, gotong royong adalah kekuatan utama dalam membangun kebersamaan.
Sri Wahyuni menyampaikan bahwa, nilai-nilai gotong royong sejalan dengan semangat yang terus dihidupkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, terlebih di bulan suci Ramadhan.
”Mari kita jadikan momentum ini tidak hanya mempererat solidaritas sosial, tetapi juga berlomba-lomba dalam kebaikan dan meraih pahala,” ujarnya.
Sri Wahyuni mengajak masyarakat utamanya di bulan suci Ramadhan. Ia mengatakan, perbanyak sedekah, tingkatkan kepedulian, kuatkan silaturahmi.
“Jadikan gotong royong sebagai ladang amal bagi kita semua.
Semoga setiap langkah kebersamaan yang kita lakukan adalah bernilai ibadah dan membawa keberkahan diri, keluarga dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Sri Wahyuni berharap agar
momentum ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan masukan yang positif, menjadi penyeimbang informasi dan edukasi dalam rangka membawa pesan damai dan tenteram di masyarakat.(Yul)
beritalima.com

Pos terkait