Wakil Walikota Bersih² Manusia Gerobak – Karung Malam Hari

  • Whatsapp

Palembang, beritalima.com|Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mulai khawatir, dengan terus bermunculan pengemis dan gelandangan ditengah wabah Covid-19 di Kota Palembang.

Halte dan emperan toko, Fitri yang langsung turun kejalan pada malam hari, melihat seakan halte dan emperan tokoh menjadi tempat pertahanan mereka mengharapkan belas kasihan ditengah wabah

Pengemis dan anjal kini menjadi pemandangan yang khas disetiap sudut di kota ini, seakan kota tertua di Indonesia ini menjadi surga bagi pengemis dan anjal di tengah wabah corona.

Seperti, Minggu (17/5/2020) malam, pemandangan manusia gerobak dan karung membawa anak kecil bak jamur subur di pingir jalan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini, tidak sulit di jumpai Fitrianti Agustinda.

“Kita dapat informasi dari berbagai pihak, kalau malam malam berkeliaran pengemis dan anjal, dengan maksud harapan pemberian dari penguna jalan,” kata Fitri.

Ditengah wabah saat ini, pengemis dan anjal dalam kondisi udara malam hari akan sangat rentan sekali terserang Corona.

“Kita berharap mereka ada di rumah, bukan dijalanan ditengah wabah ini, dan ini sangat tidak baik,” katanya.

Halte dan emperan toko, Fitri yang langsung turun kejalan pada malam hari, melihat seakan halte dan emperan tokoh menjadi tempat pertahanan mereka mengharapkan belas kasihan ditengah wabah.

“Mereka sudah kita kasih makan dan sembako dan malam ini juga mereka kita data dan diberikan edukasi dan tidak mengulangi lagi pada malam malam berikutnya,” kata Fitri.

Mereka akan dibawah petugas jika kembali kedapatan turun ke jalan jalan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Palembang.

“Kita juga meminta ke warga untuk tidak memberikan bantuan dijalan jalan, karena ini dapat memicu warga yang lain minta minta dijalan,” ungkapnya.

Mirisnya lagi, pengemis dan anjal saat dilakukan pendataan, mereka rata rata memiliki tempat tinggal.

“Alasan mereka berada dijalan karena tempat tinggalnya jauh,tetatpi setelah malam ini, mereka tidak diperbolehkan lagi ada dijalanan,” kata Fitri.

Edukasi dan sosialiasi yang langsung dilakukan Fitri ini juga, dalam rangka akan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dalam waktu dekat ini.

“Tidak boleh lagi ada warga yang dijalanan tanpa ada tujuan yang jelas, akan langsung diangkut petugas,” tegasnya

(NN)

Pos terkait