Walikota Tarik 5 Mobil Tak Terawat di Dinas Kesehatan Langsa

  • Whatsapp
www.beritalima.com

LANGSA-ACEH, Berita lima.com| Kondisi tidak terawat dan mangkrak 5 mobil ambulance pada Dinas Kesehatan di tarik oleh Walikota Langsa Usman Abdullah, SE saat melakukan sidak di Kantor setempat, Kamis (02/04).

“Kelima mobil tersebut akan diserahkan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa. Sebab Dinkes tidak bertanggungjawab terhadap mobil Pemerintah”, ujar Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE saat memberi arahan di depan ASN Dinkes.

Lanjutnya, kondisi mobil diperparah dengan bocornya ban dan tidak ada baterai mobil serta mobil berdebu dengan sarang laba-laba didalam.

“Ini bukti kalau Kepala Dinkes serta petugas di Dinas tersebut tidak ada kepedulian dan rasa memiliki serta tanggungjawab dalam merawat aset negara”, tegas Walikota.

Walikota menjelaskan, Ini membuktikan ibu, bapak dan petugas medisnya termasuk orang tidak bertanggung jawab, mobil ini akan saya tarik dan saya serahkan ke RSUD Langsa.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Jika tidak ada anggaran bisa kita usulkan, semua ada jalan, yang penting kita respek dan peduli terhadap persoalan di sekitar kita,”imbuhnya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Wali Kota mengingatkan agar kedepan tidak terjadi lagi hal-hal seperti, sebagai Aparatur Sipil Negara harus bekerja dengan penuh pengabdian dan keikhlasan.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Ini kedepan harus diperbaiki, bukan hanya mobil, semua lini harus kita tingkatkan pelayanan, karena ini bagian dari tanggung jawab dan amanah kita ini, ini bukan hanya di Dinkes, semua OPD tetap seperti ini kita lakukan,”ungkapnya.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Tak hanya itu, Walikota juga sempat berang saat melihat kondisi kebersihan di lingkungan kantor tersebut yang kondisinya kurang bersih. Pada kesempatan itu juga Walikota melihat ketersediaan obat-obatan di gudang farmasi.

www.beritalima.com

Wali kota minta agar Dinkes untuk dapat memberikan masker disetiap Puskesmas.”Jangan sampai petugas yang menyelamatkan pasien COVID-19, APD pun tidak terpenuhi”, pungkasnya. (Dhani Atjeh).

www.beritalima.com

Pos terkait