Wapres Ingatkan Jaga Bali, Karena Cermin Wajah Indonesia

  • Whatsapp
Wapres ingatkan jaga Bali, karena cermin wajah Indonesia (foto: kemenpar)

Bali, beritalima.com|- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengingatkan, untuk menjaga citra Bali sebagai detinasi pariwisata internasional, karena merupakan cermin dari wajah Indonesia.

Hal itu diutarakan Wapres saat bertemu puluhan pelaku usaha pariwisata Tanah Air dan daerah, bersama Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman di Politeknik Pariwisata Bali (13/2).

“Jadi kemarin (bulan Januari) kita sudah rakor, tapi itu untuk pariwisata secara nasional. Hari ini khusus membahas Bali. Untuk itu hari ini kita undang teman-teman dari asosiasi yang bekerja dan fokus di sektor pariwisata,” kata Wapres.

Beberapa isu yang disampaikan para pelaku usaha pariwisata kepada Wapres di antaranya pengembangan infrastruktur dan destinasi di 10 destinasi prioritas; peningkatan keselamatan wisata dengan pelatihan dan identifikasi kompetensi; perizinan, hingga penanganan sampah.

Gibran pun merespons aspirasi dari pelaku usaha pariwisata. Ia meminta agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk bersinergi menangani kendala dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Segera kita tindak lanjuti masalah sampah, masalah air, masalah sertifikasi, animal welfare, masalah infrastruktur. Kita ingin ke depan target-target pariwisata juga kita tinggikan terus. Ini kemarin tercapai, tapi harus bisa mengalahkan negara-negara tetangga. Ini PR-nya masih banyak Bapak/Ibu. Jadi terima kasih sekali untuk masukannya,” jelas Gibran.

Ditekankan Gibran Bali memiliki peran strategis sebagai wajah Indonesia, mengingat hampir 45 persen dari 15 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia masuk melalui pulau tersebut. “Jadi, Bali ini adalah wajah Indonesia. Bali ini adalah kesan pertama Wisman saat tiba di Indonesia. Ini harus kita jaga baik-baik,” terangnya.

Menteri Widiyanti pun mengapresiasi perwakilan pelaku usaha pariwisata yang menyampaikan perspektifnya secara langsung pada hari ini. “Kami berharap pandangan yang disampaikan dapat menjadi fondasi penguatan kebijakan untuk pengembangan pariwisata Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Widiyanti.

Terkait penanganan sampah, Menteri Pariwisata mengungkapkan sedang menyiapkan instalasi pengolahan sampah Waste to Energy (WtE) di tiga daerah, termasuk Bali sebagai salah satu lokasi yang akan memulai proses tersebut pada Maret 2026. “Kami harap Pak Gubernur jangan menutup dulu TPA Suwung, sampai program Waste to Energy benar-benar jalan,” saran Widiyanti.

Sedangkan untuk harga tiket pesawat domestik tinggi, Menpar mengungkapkan  pemerintah saat ini telah menetapkan insentif atas tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan diskon tiket pesawat 17 hingga 18 persen. Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api 30 persen, diskon tiket kapal laut 30 persen, dan bebas tarif jasa pelabuhan angkutan penyeberangan.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait