Warga Pesisir Jakarta Harap Waspadai Banjir Rob

  • Whatsapp
Warga Pesisir Jakarta harap waspadai banjir Rob (foto: beritajakarta)

Jakarta, beritalima,com| – Warga Jakarta yang tinggal di daerah pesisir dekat laut, harap waspadai banjir rob hingga 7 Januari, seperti diingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Peringatan ini dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok melaporkan fenomena pasang maksimum air laut, bertepatan dengan Fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon). Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, kombinasi kedua fenomena tersebut memicu peningkatan tinggi muka air laut secara signifikan di pesisir utara Jakarta.

Isnawa menyampaikan, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–12.00 WIB, dengan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak. Wilayah yang dimaksud seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu.

“Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,” ujarnya (2/1). BPBD DKI Jakarta mengimbau warga mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut bisa berubah cepat. Warga dihimbau menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang.

“Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air,” tambahnya. BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat pantau informasi resmi kanal digital seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk pembaruan real-time.

“Layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan pemerintah untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” paparnya.

Jurnalis: rendy/abri/bj

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait