beritalima.com

Waw, Plaza Atas Balai Pemuda Surabaya Siap Diresmikan

  • Whatsapp
Wali Kota Risma meninjau plaza atas kompleks Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (15/08/2020).

SURABAYA, Beritalima.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan meresmikan plaza atas kompleks Balai Pemuda Surabaya bertepatan pada Peringatan Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia, Senin (17/08/2020). Kawasan yang difungsikan sebagai wadah kegiatan para penggiat seni dan budaya tersebut, kini semakin cantik dan sejuk karena dilengkapi dengan dua air mancur kabut.

Nah, sebelum diresmikan nanti, hari ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau langsung ke lokasi, Sabtu (15/08/2020). Tujuannya, agar beberapa hal yang masih kurang bisa segera disempurnakan.

Dalam tinjauannya itu, beberapa hal kecil pun tak luput dari perhatian Wali Kota Risma. Bahkan, ia sempat berkeliling ke setiap sudut bangunan untuk memastikan perbaikan di kawasan tersebut. Mulai dari saluran air, jenis tanaman, wastafel, lampu penerangan, hingga lantai keramik pun tak luput dari perhatiannya.

“Lantai keramik yang rusak itu nanti semua diganti,” kata Wali Kota Risma sembari menunjuk salah satu keramik yang sedikit rompal pada bagian ujungnya.

Tak hanya itu, bahkan salah satu lantai yang terlihat menurun atau menanjak karena perbedaan bangunan lama dan baru, tak luput dari perhatiannya pula. Wali Kota Risma khawatir jika ada anak-anak atau orang tua yang kurang fokus saat berjalan bisa saja dia terpeleset jatuh. “Jalannya (keramik) itu diluruskan, untuk para orang tua agar tidak terpeleset nanti,” kata dia.

Di samping itu pula, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga menginstruksikan agar kompleks plaza atas Balai Pemuda itu ditambah lampu warna. Ia ingin agar saat malam hari kawasan ini terlihat lebih terang dan instagramable.

“Nanti kasih lampu warna. Terus dibersihkan juga debu-debunya. Air di kolam nanti diganti dengan mata air sumber, agar tidak berkaporit,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian menyatakan, bahwa pada tanggal 17 Agustus nanti, rencananya akan ada pembukaan area atas plaza dengan mengundang beberapa seniman. Sedangkan untuk lantai bawah, saat ini masih dalam proses pengerjaan.

“Rencana peresmian tanggal 17 Agustus, sekaligus ada pagelaran seni, tujuh hari di kawasan Balai Pemuda,” kata Iman saat ditemui di lokasi.

Untuk kesiapannya sendiri, Iman mengungkapkan, saat ini tinggal proses finishing pada plaza atas. Makanya, hari ini Wali Kota Risma meninjau langsung ke lokasi untuk memberikan beberapa arahan dan evaluasi.

“Tadi ada beberapa evaluasi dari ibu wali, akan kita sempurnakan malam ini, sekalian pembersihan kawasan ini. Jadi sudah siap dipergunakan nanti hari Senin peresmian,” ungkap dia.

Iman menyampaikan, bahwa beberapa arahan dari Wali Kota Risma itu terkait penyempurnaan plaza atas yang dinilai kurang. Seperti penambahan pot dan multi vegetasi tanaman yang lebih tahan panas. Kemudian, penggantian air mancur kabut dengan air yang berasal dari sumber, agar lebih bersih dan tidak terlalu berkaporit.

“Terus perapian batu-batu keliling, rata-rata itu. Sekalian ada penghematan listrik, jadi ada penggantian lampu yang watt-nya lebih kecil,” jelas Iman.

Dua air mancur kabut yang berdiameter sekitar 8 meter ini pun menjadi daya tarik baru di kawasan ini. Iman mengungkapkan, bahwa kedua air mancur kabut itu merupakan ide dari Wali Kota Risma agar kompleks plaza atas Balai Pemuda Surabaya lebih terlihat sejuk.

“Yang mendasari memang arahan ibu wali kota ingin kelihatan adem di Surabaya ini. Posisinya memang belum sempurna karena tanamannya memang belum tumbuh, kemudian beberapa pompa masih di-setting di area bawah, mungkin setelah semuanya sempurna bisa lebih kelihatan adem,” ungkap dia.

Menurut Iman, kompleks Balai Pemuda Surabaya ini memiliki perbedaan daya tarik wisata yang signifikan dibanding sebelumnya. Selain lebih asri, kawasan ini juga lebih sejuk karena dilengkapi dengan dua air mancur kabut.

“Ini pilihannya ibu wali sendiri (vegetasi) yang tahan panas dan mudah perawatan. Jenisnya beragam karena ibu wali inginnya lebih multi vegetasi,” pungkas Iman. (*)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait