Antisipasi Banjir Gresik Selatan Sebagai Dampak Musim Hujan, LPBI SER NU Kabupaten Gresik Gelar Koordinasi Bersama Relawan

  • Whatsapp

GRESIK,beritalima.com- Musim hujan yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini, memunculkan potensi banjir di wilayah Gresik selatan.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim, Social emergency Response Nahdlatul Ulama (LPBI SER NU) Kabupaten Gresik menggelar konsolidasi dan koordinasi ‘Menghadapi Musim Hujan 2024, Minggu (26/11/2023).

Kegiatan konsolidasi dan koordinasi LPBI SER NU wilayah Selatan itu berlangsung di Kantor MWC NU Kedamean.

Ketua LPBI SER NU Kabupaten Gresik Sholihul Fathoni mengatakan, daerah Kabupaten Gresik sering terjadi bencana banjir saat musim hujan. Sebab, Kabupaten Gresik merupakan daerah hilir dari beberapa sungai besar. Seperti, Sungai Bengawan Solo, Sungai Kalimireng, Sungai Kalilamong, Sungai Brantas dan Sungai Avur.

Dari daerah hilir Sungai-sungai besar tersebut, juga banyak anak sungai yang sering banjir.

“Kegiatan konsolidasi dan koordinasi ‘Menghadapi Musim Hujan 2024 ini dilaksanakan agar para pengurus LPBI SER NU di masing-masing kecamatan yang sering terjadi banjir, agar waspada bencana banjir sejak dini,” kata Fathoni dengan didampingi Sekretaris SER NU Kabupaten Gresik.

Selain itu, dari konsolidasi dan koordinasi tersebut diharapkan bisa mencegah terjadinya korban jiwa dan mengurangi kerugian materiil akibat bencana alam banjir. Sehingga, pengurus LPBI SER NU di masing-masing Kecamatan bisa koordinasi lebih awal ke beberapa stakeholder di Kecamatan.

“Dengan kesiapan secara matang dalam menghadapi bencana alam banjir, diharapkan bisa mengurangi korban jiwa dan kerugian materiil,” katanya.(*)

beritalima.com

Pos terkait