Apa Itu ANEURYSMA Otak???

  • Whatsapp

Oleh :
DR. dr. Robert Arjuna FEAS *
Aneurisma otak adalah tonjolan berbentuk balon yang terbentuk di pembuluh darah otak. Sekilas tonjolan ini tampak seperti buah beri yang tergantung di batang otak. Aneurisma otak dapat bocor atau pecah dan menyebabkan pendarahan ke otak (stroke hemoragik).
Stroke hemoragik, koma, dan kematian dll.

Suatu kelemahan pada pembuluh darah di otak yang menggelembung dan terisi darah.
Sebagian besar aneurisma intrakranial terjadi di antara bagian bawah otak dan dasar tengkorak. Aneurisma dapat bocor atau pecah, menyebabkan perdarahan yang mengancam jiwa.

APA ITU ANEURYSMA OTAK ?
Aneurisma otak adalah kondisi di mana terjadi penggelembungan pembuluh darah di otak akibat melemahnya dinding pembuluh darah di suatu titik tertentu. Aneurisma otak disebut juga aneurisma serebral. Aneurisma otak merupakan aneurisma yang paling sering terjadi selain aneurisma pada pembuluh darah aorta pars abdominal.

Aneurisma otak adalah kondisi di mana terjadi penggelembungan pembuluh darah di otak akibat melemahnya dinding pembuluh darah di suatu titik tertentu. Aneurisma otak disebut juga aneurisma serebral. Aneurisma otak merupakan aneurisma yang paling sering terjadi selain aneurisma pada pembuluh darah aorta pars abdominal.

Ada 3 (tiga) jenis aneurisma otak yaitu :
1. Berry (sakular),
2. Fusiform,
3. Mikotik berry

Aneurisma Mikotik Berry adalah tipe yang paling umum dijumpai, lebih sering terjadi pada orang dewasa. Ukurannya dapat berkisar dari beberapa milimeter hingga lebih dari 2 (dua) sentimeter.

FAKTOR PENCETUS :
1. Riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko terjadinya aneurisma.
2. Melemahkan dinding pembuluh darah, termasuk arteriosklerosis,
3. Trauma atau infeksi, juga dapat menyebabkan aneurisma otak.
4. Penyakit ginjal polikistik,
5. Penyempitan aorta dan endokarditis.

Penyebab Aneurisma Otak
1. Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
2. Berusia lebih dari 40 tahun.
3. Berjenis kelamin perempuan, terutama yang sudah menopause.
4. Memiliki riwayat cedera kepala.
5. Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
6. Menggunakan narkoba, terutama kokain.
7. Memiliki kebiasaan merokok.
8. Memiliki keluarga dengan aneurisma otak.

FAKTOR RESIKO :
1. Penyakit ginjal polikistik
2. Koartasio aorta
3. Malformasi arteri-vena
4. Sindrom Ehlers-Danlos
5. Sindrom Marfan

JENIS ANEURYSMA OTAK :
1. Aneurisma Otak Tidak Pecah
Gejalanya :
1. Kehilangan penglihatan
2. Penglihatan ganda.
3. Rasa sakit di atas atau di sekitar mata.
4. Mati rasa atau kelemahan pada satu sisi wajah.
5. Kesulitan berbicara.
6. Sakit kepala.
7. Kehilangan keseimbangan.
8. Kesulitan berkonsentrasi.
9. Memiliki masalah dengan ingatan jangka pendek.

2. Aneurisma Otak Pecah
Gejala :
1. Hilang kesadaran.
2. Kejang-kejang.
3. Merasa sakit.
4. Penglihatan kabur atau ganda.
5. Kebingungan mendadak.
6. Leher terasa kaku atau sakit.
7. Penurunan sensitivitas terhadap cahaya.
8. Kelemahan pada salah satu sisi tubuh atau anggota tubuh tertentu

PENYEBAB ANEURYSMA OTAK
1. Merokok.
2. Tekanan darah tinggi.
3. Riwayat keluarga.
4. Usia.
5. Jenis kelamin. .
6. Kelemahan di pembuluh darah.
7. Cedera kepala parah.
8. Penyakit ginjal polikistik autosomal.
9. Gangguan jaringan tubuh.
10. Koarktasio aorta.

DIAGNOSA PENUNJANG
1. CT Scan (A Computerized Tomography)
2. Magnetic resonance imaging (MRI)
3. Angiogram
4. Pemeriksaan Cairan Tulang Belakang (Cairan Serebrospinal)

TERAPI UMUM ANEURYSMA OTAK:
1. SELF CONTROL
a. Tidak mengonsumsi obat-obatan stimulan.
b. Tidak merokok.
c. Menjaga tekanan darah normal.
d. Menghindari makanan yang mengandung tinggi lemak.
e. Membiasakan pola makan sehat.
f. Membatasi konsumsi kafein.
g. Jangan mengangkat benda berat.
h. Mengurangi berat badan dengan diet sehat.

2. PEMBEDAHAN
1. Pembedahan dengan Penjepitan (Surgical Clipping)
2. Koiling Endovaskular
3. Pembedahan Flow Diverter

PREVENTIVE
1. Berhenti atau tidak merokok.
2. Konsumsi makanan bergizi seimbang dan kurangi asupan garam.
3. Kurangi konsumsi alkohol.
4. Menjaga berat badan ideal dengan melakukan diet sehat.
5. Berolahraga secara teratur.
6. Kurangi asupan kafein.
Demikian mengenai aneurysma otak yang sering diperbincang orang, semoga bermanfaat. Terimakasih
RobertoNews 1673 《6.4.23(06.45)》
• Praktisi Dokter & Penulis Ilmu Kesehatan

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait