beritalima.com

Bacawali Surabaya, Untung Suropati Akan Priotaskan Kebutuhan Masyarakat

  • Whatsapp

beritalima.com

SURABAYA, beritalima.com | ngan TNI Angkatan Laut/Dispenal itu bersungguh-sungguh untuk mewujudkan masyarakat kelas menengah ke bawah menjadi sejahtera. Jika terlipilih menjadi Walikota Surabaya.

“Benar-benar sejahtera, lahir dan batin, luar dan dalam. Jadi masyarakat yang cukup sandang, pangan dan cukup papan. Ini serius,” ujar Untung Suropati dalam podcast YouTube Berita Lima, Kamis (16/7).

Cak Suro sapaan akrabnya menyatakan untuk mewujudkan hal itu tentu membutuhkan kerja sama yang solid semua pihak. Paling penting ialah Kota Surabaya bisa terbebas dari praktik korupsi.

“Jadi kita sebelum bicara apapun prasyarat utama bebas korupsi. Jelas itu bertahap itu pekerjaan besar. Jadi perlu satu komitmen memerlukan satu keseriusan,” cetusnya.

Selain itu, Cak Suro bersama timnya telah menyusun sejumlah program meliputi bidang pendidikan, budaya, olahraga, ekonomi dan teknologi informasi. Semuanya menjadi penting dalam kehidupan saat ini.

“Kita semua sudah siapkan program-program itu. Saya dan tim sudah susun tidak kurang 50 program yang berkaitan dengan kawula muda,” ungkapnya.

“Kemajuan suatu bangsa tidak lepas dari peran anak-anak muda. Karena itu menjadi segmen yang akan kita utamakan,” tambahnya.

Dia tidak ingin ada masyarakat yang putus sekolah, tidak bisa menikmati hiburan tradisional yang melekat dengan kultur masyarakat dan terkendala soal biaya kesehatan.

“kita kan ada Ludruk, Ketoprak, Wayang Orang gara-gara sarana prasaranya jadi tidak ada. Demikian juga ada orang sakit tidak bisa berobat. Itu tidak boleh terjadi di Surabaya dan kita harus bisa,” tandasnya.

Cak Suro dikenal sebagai sosok yang sudah sangat mengenal Surabaya. Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir laksamana muda itu pernah menjadi Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Danlanudal) Juanda.

Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1984 itu juga dikenal komunikatif. Dia pernah menjadi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), lalu mengakhiri kariernya di Lemhanas RI. (Red).

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait