Bupati Buka Seminar Sehari Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat

  • Whatsapp

Raja Ampat,beritalima.com-Bupati Kabupaten Raja Ampat,Abdul Faris Umlati,SE membuka secara resmi seminar sehari dengan tema‘‘Menuju Pariwisata Berkelanjutan”,Selasa (27/09/2016) pagi,di auditorium,Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Raja Ampat.

Kegiatan Tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat,Rahmawati Tamima dan anggotanya,Asisten III Setda Raja Ampat,Abdul Samad Wajo,pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemda Raja Ampat,Ketua Dewan Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat,Lindert Mambrasar,Sekertaris,yacup Sauyai,Bendahara,Marten Luter Makusi,Koordinator rayon,Stefani,Arwakon,Berthus,Sam Soor,Lois Dimara,tidak ketinggalan puluhan pelaku usaha homestay Raja Ampat,yang tergabung dalam Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat menghadiri kegiatan seminar sehari itu.

img-20160927-wa0011

‘‘Melalui kesempatan seminar sehari ini,saya menyampaikan kepada seluruh pelaku usaha homestay,bahawa jadikanlah suatu pekerjaan yang kecil menurut orang lain,tetapi percaya dari semua kesuksesan yang besar itu berawal dari pekerjaan yang kecil pula,itulah arti dari kebesaran Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa) dalam kehidupan mengatur semua keinginan dan rencana kita,dan kita harus mensyukuri apa yang telah diberikannya”,kata Faris,sapaan akrab Bupati Raja Ampat dalam sambutannya.

‘‘Saya berharap hasil dari seminar ini diberikan ke Pemerintah daerah Raja Ampat,supaya kami bisa mengevaluasi apa yang menjadi keinginan dari masyarakat pelaku usaha homestay,kami sebagai Pemerintah mendukung penuh apa yang menjadi visi-misi dari para pelaku usaha homestay yang tergabung dalam Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat,sehingga sebagai bentuk dukungan Pemerintah daerah kepada pelaku usaha homestay di Raja Ampat,kami akan memberikan bantuan seperti perahu boat dari fiberglass,mesin johnson,tujuannya agar para pelaku usaha homestay dapat memberikan pelayanan yang baik kepada para tamu atau pengunjungnya,bantuan tersebut akan diberikan secara langsung kepada pelaku usaha homestay di Raja Ampat”,jelasnya.

Sementara itu,Ketua Dewan Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat Lindert Mambrasar dalam sambutannya mengtakan,seiring dengan berkembangnya pariwisata Raja Ampat,maka homestay itu sendiri meningkat menjadi 60 homestay yang terhitung dari pulau Waigeo sampai ke Pulau Misool.Dalam kurun waktu 4-5 tahun ini,dengan adanya Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat banyak hal yang telah dirasakan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat kampung,yang merupakan titik-titik wisata Raja Ampat bahkan yang ada di sekitaran kampung wisata.

‘‘Seminar sehari yang akan dilaksanakan pada hari ini,kami selaku Dewan Pembina Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat mengaharapkan,akan ada kerjasama antara Asosiasi dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,hingga sektor pariwisata kita tetap berkembang secara berkelanjutan,tanpa merusak alam dan ekonomi kita pun stabil,sebagai pelaku homestay local dibidang pariwisata itu sendiri”,tandasnya.(Zainal)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *