beritalima.com

Bupati Hijazi Lepas Peserta Pelatihan Keterampilan Bagi Penyandang Disabilitas Ke BRSPDSN Bekasi

  • Whatsapp

Rejang Lebong, beritalima.com | Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Rabu, (17/7) pagi, kembali memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas yang ada di Rejang Lebong untuk mengikuti pelatihan keterampilan.

Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi, SH. M.Si, secara langsung melepas para peserta Pelatihan Keterampilan Bagi Penyandang Disabilitas ke Balai Rehabilitas Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) “Tan Miyat” Bekasi.

Pelepasan dilakukan di Halaman Apel Pemdakab Rejang Lebong, serta disaksikan oleh para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong.

Peserta pelatihan keterampilan berjumlah 3 orang, yakni Asep Saleh Abadi, warga Desa Durian Mas, kemudian Rega Nugrawa, warga kelurahan Siderejo dan Joni Yusfiasi, warga Desa Perbo.

Dalam sambutannya, Bupati Hijazi mengatakan, bahwa ini merupakan program dari pemerintah daerah Kabupaten Rejang Lebong untuk memberikan keterampilan kepada orang-orang yang menyandang disabilitas.

beritalima.com

“Ini merupakan program yang sangat bagus. Dengan memberikan mereka keterampilan, tentu mereka akan menjadi orang yang mandiri dan tidak ketergantungan dengan orang lain,” ucap Hijazi.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Hijazi mengingatkan kepada para peserta pelatihan untuk dapat menjaga nama baik daerah, kemudian tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh panitia.

“Mudah-mudahan selama disana kalian akan mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan potensi yang kalian miliki. Apa lagi kalian disana cukup lama. Jadi manfaatkan waktu itu untuk belajar,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Zulpan Efendi menjelaskan, bahwa ketiga peserta tersebut akan dilatih selama enam bulan di Balai Pelatihan BRSPDSN Bekasi.

Untuk pelatihan sendiri, kata Zulpan, akan disesuaikan dengan keterampilan dan keahlian dari para peserta itu sendiri.

“Disana mereka akan dilihat dulu potensinya apa. Apakah potensinya sebagai tukang servis HP, Servis Komputer, atau menjadi operator komputer dan sebagainya. Yang jelas dilihat dahulu potensinya dibidang apa,” pungkasnya. (rl)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *