Bupati Madiun Membuka Workshop AKD

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Untuk memperoleh informasi kebutuhan Diklat PNS, Bupati Madiun, Jawa Timur, H. Muhtarom, membuka workshop Analis Kebutuhan Diklat (AKD) Tahun 2017 di sebuah hotel yang ada di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Madiun, Selasa 14 Pebruari 2015.

Hadir dalam kegiatan ini, diantarannya Kepala BKD dan Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Badan Diklat Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutanya, Bupati Madiun H, Muhtarom, mengatakan, saat ini sudah memasuki bulan kedua triwulan pertama Tahun Anggaran (TA) 2017. Yang berartii kegiatan pemerintahan pembangunan dan pelayanan masyarakat sudah berjalan satu bulan.

“Kebutuhan akan kualifikasi dan kompetensi PNS, baik manajerial teknis, sosial, kultural maupun kompetensi kepemerintahan, disamping nilai nilai terhadab orientasi pelayanan, integritas komitmen ,disiplin, kerja sama dan kepemimpinan sangat dibutuhkan,” kata H. Muhtarom, dalam sambutannya.

Apabila tidak segera diatasi, lanjutnya, akan muncul kesenjangan antara kualifikasi dan kompetensi ,yang dibutuhkan dalam jabatan dengan personil yang menduduki jabatan.

“Hal ini dapat menghambat kinerja organisasi. Untuk itu, semua PNS wajib mengembangkan kompetensinya agar mampu melaksanakan tugas dengan efisien, efektif dan berkinerja tinggi,” tambahnya.

H. Muhtarom juga berharap, dengan dilaksanakannya Workshop Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) pemerintah Kabupaten Madiun Tahun 2017 ini, akan segera tersusun penyelanggaran program Diklat bimbingan teknis, kursus dan seminar yang berdaya guna dan berhasil sekaligus memprioritaskan kebutuhan Diklat dan terintregasi penyelenggaranya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Madiun, Endang sulistyowati, mengatakan, peserta Workshop Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) Pemerintah Kabupaten Madiun Tahun 2017, sebanyak 45 orang. Peserta terdiri dari sekretaris di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Madiun.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Sedangkan sebagai narasumber adalah widyaiswara dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur,” kata Endang.

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan bagi sekretaris atau pejabat yang menangani kepegawaian pada organisasi perangkat daerah agar mampu menyusun kebutuhan Diklat. (Dinas Kominfo Kabupaten Madiun/Editor Dibyo).

Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Madiun.

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *