DKP Salurkan 57 Paket Bantuan Bagi Balita Stunting di Desa Ngunut

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Tulungagung, telah mengadakan kegiatan sosialisasi dan memberikan bantuan kepada balita yang rentan mengalami Stunting, balita kurang gizi, dan balita Gakin.

Sebanyak 57 paket bantuan telah disalurkan kepada balita di Desa / Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Rabu, (19/06/2024).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Agus Suswantoro,S.Sos., M.Si., melalui Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Nur Erliani, mengatakan, hari ini Dinas Ketahanan Pangan (DKP) melaksanakan penyaluran bantuan pangan untuk balita Stunting dan gizi buruk.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup anak-anak di wilayah tersebut. Dalam acara sosialisasi, para orang tua dan wali balita diberikan informasi penting mengenai pentingnya pola makan sehat, gizi yang seimbang, serta perawatan kesehatan bagi balita mereka.

“Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita, khususnya bagi balita yang berisiko mengalami stunting, kekurangan gizi, dan gangguan kesehatan lainnya,” ujar Nur Erliani Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung.

Dikatakan, bantuan paket bagi balita Stunting dan gizi buruk tahun 2024 ini dari Dinas Ketahanan Pangan isinya berupa 1 kg kacang hijau, 1 kg telor ayam, 3 liter susu UHT yang siap diminum, diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi kesehatan balita yang rentan tersebut.

DKP memberikan penyuluhan mengenai pola makan sehat, cara pemberian makanan yang benar, serta pentingnya pengecekan kesehatan secara berkala bagi balita.

Adapun penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program yang lebih luas dalam upaya mengentaskan masalah gizi buruk dan kesehatan anak di Kabupaten Tulungagung.

“Dengan adanya bantuan ini, balita rentan tersebut akan mendapatkan perawatan dan dukungan yang memadai untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan mereka,” Nur Erliani.

“Ini merupakan langkah awal yang penting, namun kami juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan balita yang menerima bantuan ini. Kami berharap mereka dapat tumbuh sehat dan kuat agar dapat berkembang secara optimal,” tambahnya.

lanjut Nur Erliani menerangkan, kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan balita akan semakin meningkat di masyarakat.

“Pemkab Tulungagung juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung, melibatkan diri, dan peduli terhadap masalah kesehatan anak-anak, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” tandasnya. (Dst).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait