Festival Tanjung Waka Diundur Bukan Gagal

  • Whatsapp

KEPULAUAN SULA,beritaLima,com | Festival Tanjung Waka (FTW) di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur merupakan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) dengan konsep Edu-Ekowisata.

Dalam event tersebut, beragam warisan kebudayaan lokal akan ditampilkan melalui konservasi ekosistem dan budaya menuju pariwisata berkelanjutan, namun kegiatan yang dinantikan warga Kepulauan Sula itu hingga kini urung dilaksanakan.

Tim beritalima berhasil menemui Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Sula, Rizal Drakel, di atas KM Barcelona 1, Rabu (22/12/2021).

“Festival Tanjung Waka ditunda karena keadaan cuaca dan ada beberapa item yang memang belum kelar namun untuk konten-konten kreator sudah siap” ujar Plt Kadis Pariwisata.

Selain itu, lanjut Rizal Drakel, karena tamu-tamu dari Dubes tengah memperingati natal dan tahun baru sementara ini merupakan event internasional sehingga terpaksa diundur hingga Februari 2022.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Sula menolak jika Festival Tanjung Waka dianggap gagal karena diundurnya kegiatan tersebut sesuai perintah Kementerian. (Pathuroni Alprian dan Dinnur Soamole)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait