Gus Ipul Ajak Mahasiswa Berbisnis di Dunia Internet

  • Whatsapp

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf mengajak para generasi muda dan mahasiswa untuk menggunakan internet secara sehat dan positip, salah satunya sebagai sarana berbisnis.
Hal tersebut disampaikannya saat sebagai pembicara Kuliah Tamu Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, di Universitas Kanjuruhan Malang, Selasa (7/3).
Gus Ipul- sapaan akrab Wagub Jatim mengajak mahasiswa berbisnis di dunia internet mengingat data yang ada, Indonesia merupakan pengakses internet nomor 3 terbesar di Asia setelah Negara Cina dan India, nomor 5 terbesar di dunia setelah Negara China, India, Amerika dan Brasil.
Sedangkan jumlah pengakses di Indonesia mencapai 132 juta pengakses, 86 persen diantaranya berada di P. Jawa dan dari jumlah tersebut 30 persen atau sebanyak 24 juta pengguna berasal dari Jawa Timur. Diprediksi tahun 2017 – 2018 akan mencapai 140 juta bahkan bisa mencapai 150 juta pengguna.
Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan, terutama bagi generasi muda karena bisa sebagai sarana untuk memenangkan kompetisi di era golbal. Melihat salah satu manfaat internet yaitu sebagai sarana untuk memperluas relasi kerja, teman belajar, jaringan bisnis dan sains.
“Kemajuan teknologi menjadi tantangan bagi generasi muda. Apabila bisa mempergunakannya secara sehat dan positif, maka generasi tersebut akan menjadi pemenang di era global yang memerlukan kecepatan,” ungkapnya. Apalagi Negara Indonesia masih kekurangan pembisnis dari generasi muda.
“ Kita perlu saling belajar untuk menggunakan internet dengan bijak hingga kita arahkan agar bisa melihat sisi positifnya,” lanjutnya.
Sisi negatifnya dihalau atau dieliminir. Pengguna Internet di Indonesia terutama anak-anak perlu untuk dibangun kesadarannya agar dalam menggunakan internet mendapatkan sesuatu yang berguna. Karena di Indonesia content internet untuk anak-anak dan orang dewasa masih bercampur.
Gus Ipul menambahkan, untuk menjadi pemenang di era global, selain harus mempunyai SDM yang mumpuni dan menguasai teknologi maju, seseorang harus memiliki intellectual happiness, spiritual happiness, physical happiness, memiliki ketrampilan sesuai dengan bidangnya dan kedisiplinan yang tinggi.
“Istilahnya dengan agama hidup orang menjadi teratur, dengan ilmu hidup orang menjadi mudah dan dengan seni hidup seseorang menjadi indah,” jelasnya.
Sedangkan untuk mengatasi berita-berita yang tidak benar atau informasi sesat (hoax), Gus Ipul menjelaskan ada beberapa langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim. Antara lain membuat counter-narasi yaitu membangun tulisan untuk meluruskan berita-berita tidak benar.
Jalan lain yang saat ini dilakukan adalah menegakkan hukum, karena kadangkala produk hukum yang berlaku sangat terlambat tidak sejalan dengan keadaan.
“Dan yang tidak kalah penting adalah membangun kepercayaan apabila kita membangun dunia bisnis. Kita harus pintar-pintar membangun kepercayaan, karena di dunia bisnis berlaku istilah trust and distrust,” ungkapnya.
Pada saat itu Gus Ipul menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) yang memberikan waktu untuk berbagi pengetahuan pada para mahasiswa yang tentunya sangat memerlukan pengetahuan lain diluar mata kuliah yang ada. Dan menurut Gus Ipul Unikama merupakan salah satu perguruan tinggi swasta cukup maju di Jawa Timur. Hal tersebut dapat dilihat jumlah mahasiswa yang ada saat mencapai delapan ribu mahasiswa.
Sementara itu Rektor Universitas Kanjuruhan Malang Dr. Pieter Sahertian, MSi pada kesempatan yang sama mengatakan di depan para mahasiswa bahwa Gus Ipul merupakan tokoh organisasi dimasa mudanya atau saat mahasiswa dan tokoh pemerintahan pada saat ini, yang bisa dipakai sebagai contoh bagi mahasiswa atau generasi muda dewasa ini.. (**)

beritalima.com
beritalima.comberitalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *