Ini Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi Dalam Pembahasan RP APBD 2021

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- DPRD Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rangka membahas Rancangan Perubahan APBD TA 2021, Senin 13 September 2021.

Secara umum, pertanyaan dari enam fraksi DPRD semua dijawab oleh Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, dengan baik.

Sebagaimana pertanyaan Partai Gerinda mengenai belanja bantuan sosial bertambah Rp. 1.063.450.000. Menurut bupati, dipergunakan untuk pemberian bantuan sosial berupa paket sembako untuk warga masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Khususnya keluarga pasien Covid-19 selama isolasi mandiri.

Sedangkan tentang vaksinasi, bupati menjelaskan, datangnya vaksin dari Pemerintah Pusat awalnya berbasis resiko. Namun untuk Pemkab Madiun sudah mempunyai standart tersendiri tegantung kedatangan stock vaksin dari pusat dan pelaksanaannya dilakukan oleh Pemerintah, TNI dan Polri.

“Adapun capaian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Madiun per tanggal 11 Sept 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut. Target vaksinasi 593.894 orang. Dosis 1 sebanyak 207.401 orang ( 34.92%), dosis 2 sebanyak 112.322 orang (18.91%), dosis 3 sebanyak 1.898 orang (0.32%),. Dengan total divaksin sebanyak 321.621 orang (54.15%),” terang H. Ahmad Dawami.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di SMP 1 Dolopo untuk menyongsong pembelajaran tatap muka sesuai dengan SE Gubernur Jawa Timur nomor 451/18670/012.1/2021 tentang Prioritas Vaksinasi Pelajar dan Anak Sekolah, lanjutnya, pelaksanaan vaksinasi bagi anak sekolah sasarannya mencapai 2.700 siswa dengan lokasi di SMP 3 Mejayan.

Kemudian sasaran 10.000 siswa dengan lokasi di SMP 1 Geger, SMP 1 Dolopo, SMP 1 Bangunsari, SMP 2 Dagangan, SMP 1 Pilangkenceng, SMP 1 Mejayan, SMP 2 Nglames, dan SMP 2 Balerejo. Selanjutnya dilaksanakan dengan sasaran 15.053 siswa pada 20 lokasi sekolah. Jawaban ini sekaligus menjawab saran dan pertanyaan Partai Nasdem

Terkait pembayaran insentif tenaga kesehatan, paparnya, pihaknya dari awal telah sepakat memprioritaskan pembayaran tersebut.

“Insentif tenaga kesehatan sudah dibayarkan sampai Agustus 2021,” tandasnya.

Hadir dalam rapat paripurna ini diantaranya, Wakil Bupati H. Hari Wuryanto, Sekda Tontro Pahlawanto dan pimpinan OPD. (Dibyo).

H. Ahmad Dawami (kiri) atas.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait