Kabar Dugaan Hubungan Asmara Oknum Manager PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 HGU Glenmore dan Stafnya Hebohkan Warga

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Kabar dugaan hubungan asmara oknum Manager PT. Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 TS HGU Glenmore, dengan salah satu stafnya menjadi buah bibir warga setempat.

Kabar hubungan asmara terlarang keduanya tersebut sontak menghebohkan masyarakat sekitaran perkebunan milik BUMN yang berada di Desa Margomulyo dan Tegalharjo Kecamatan Glenmore.

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan oleh JP, warga setempat kepada awak media pada Senin, (6/5/2024) saat ditemui oleh awak media.

“Kabar Pak Arisman Manager bagian aset PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 TS HGU Glenmore, punya hubungan asmara dengan DF staf bagian keuangan sudah didengar warga sekitar mas,” ucap JP.

JP, warga Kecamatan Glenmore, yang enggan disebutkan namanya tersebut berkisah, desas – desus yang kami dengar ada beberapa warga yang memergoki mereka berdua bermesraan dikantor kerjanya.

“Kabarnya sih, Pak Arisman pernah kepergok merangkul, dan bermesraan dengan DF,” ujarnya

Kepada wartawan JP, mengungkapkan jika keduanya pernah kepergok bermesraan di lapangan olah raga tenes milik perusahaan PT HGU Glenmore.

“Mereka juga pernah kepergok bermesraan di lapangan olah raga Tenes mas,” paparnya.

Masih JP, Sebagai warga sekitaran perkebunan terus terang kami sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh keduanya karena sangat mencoreng nama perusahaan atau lingkungan.

“Kabar ini sangat mengejutkan, dan sebagai warga tentunya kami sangat menyayangkan kabar hubungan mereka.

Sementara Arisman, Manager Aset PT Perkebunan Nusantara 1 HGU Regional 4 HGU Glenmore, kepada wartawan mengaku jika kabar itu tidak benar.

“Maaf, kabar atau gosip itu salah dan tidak benar,” ucapnya, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan Whatsapnya pada Selasa, (7/5/2024).

Kepada wartawan Arisman, juga mengancam akan menempuh jalur hukum jika ada orang atau media yang akan mengangkat berita.

“Saya siap menempuh jalur hukum apabila ada orang atau media yang akan mengangkat Berita yang salah dan tidak ada bukti kebenarannya,” pungkasnya. (Bi)

Foto : ilustrasi

beritalima.com

Pos terkait