Kabid Kebudayaan Disdikbud Jombang Hadiri Persoalan Seni di Ruang Komisi D

  • Whatsapp

Jombang | beritalima.com – Kesenian daerah sudah mulai jarang dilihat oleh generasi milenial. Sehingga diperlukan revitalisasi dan pemerataan pengenalan budaya Jombang di setiap wilayah Kabupaten Jombang. Kendati sebelumnya sudah ada kegiatan di wilayah Jombang kota dan wilayah utara serta selatan

Ungkap Kasie Kesenian, Heru Cahyono, S.Sn pada tahun lalu saat revitalisasi dan aktualisasi kesenian daerah di Dusun Patuk, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro

Saat ini Kasie Kesenian dan Kabid Kebudayaan Didik Pambudi Utomo tengah hearing dengan Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, pada Senin (12/4/2021). Namun dijelaskan Didik sebelum hearing dimulai dengan Ketua Komisi D beserta anggota menyatakan bahwa seluruh kelompok seni yang ada di Jombang perlu diakomodir, namun berdasarkan data yang ada tercatat sebanyak 650 lebih kelompok seni di Jombang.

Masih dijelaskan Didik, dari sebanyak 650 lebih kelompok seni yang masih bersinar adalah Wayang Kulit, Mocopat, Jaran Kepang Dor, Gambus Misri, Orkes. Ia menyatakan kebudayaan jombang yang mulai bergeser harus dilestarikan.

Sementara terkait pekerja seni, Kabid Kebudayaan dan Kesenian beserta Kasienya mencoba menyatukan persepsi dengan anggota Komisi D DPRD terkait soal pentas seni yang selama pandemik Covid-19 ini merasa sulit untuk pentas. Oleh karena itu diminta pekerja seni yang hadir di ruangan ini mengharapkan bisa pentas seperti sebelum terjadi pandemik covid-19.

“Untuk meludruk, pekerja seni siap walaupun dibatasi 50%,” ujar salah satu pekerja seni di ruang komisi D

Hadir saat hearing atau rapat dengar pendapat di Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, diantaranya adalah Ketua Komisi D Erna Kusuma, Wakil Ketua Komisi D Syarif Hidayatullah dan dari Mustofa serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jombang Winarno dan Kepala BPBD Kabupaten Jombang Wahab.

Reporter : Dedy Mulyadi

Pos terkait