Kantin PTLS Mulai Buka Untuk Umum, Nyaman Buat Membangun Keakraban

oleh -30 views
Maria Chen dan Immanuel Ferry saat soft lounching Kantin PTLS di Jalan Lombok 22 Surabaya, Sabtu (4/5/2019).

SURABAYA, beritalima.com – Pelabuhan Terakhir Langgeng Sejahtera (PTLS) adalah MLM yang memiliki sekolah bisnis, Bless academi. Dalam pengembangan usaha, PTLS kini memiliki kantin di Jalan Lombok No.22 Ngangel, Surabaya.

Di kantin yang berslogan “ngopi – ngemil – ngobrol” tersedia beberapa makanan ringan dan berat dengan kisaran harga 17k.

Bagi para millenial yang suka ngopi, Kantin PLTS pun menyediakan kopi americano sampai long black dengan harga mulai 17k saja.


Buka mulai pukul 9 pagi hingga jam 10 malam, kantin ini sangat nyaman untuk nongkrong, atau untuk membangun keakraban dengan teman atau keluarga.

Lain dari itu, bagi yang berminat juga bisa sekalian belajar bisnis bersama teman-teman. “Kalian bisa sekaligus bergabung dalam DNA Community,” kata Direktur PTLS, Immanuel Ferri.

“Kantin PLTS ini akan kami buka dengan konsep kekeluargaan. Kantin ini tidak hanya untuk komunitas atau para member PLTS, tapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum,” lanjut Ferri, Sabtu (4/5/2019).

Diakui, kantin ini semula untuk komunitas PLTS. “Karena kami sering rapat dan butuh tempat, terus kami memfasilitasi dengan Kantin PLTS, dan kini juga kami buka untuk umum,” kata Ferri.

Founder sekaligus owner PT PTLS, Maria Chen, mengatakan, dengan slogan “ngopi -ngemil – ngobrol” menunjukkan bagaimana keakraban dan kekeluargaan bisa dibangun dari secangkir kopi dan cemilan di Kantin PTLS ini.

Dikemukakan, dengan menggandeng partner Hengky Soenyoto & Cokro Setiawan, pengusaha cafe yg totalitasnya dalam dunia brewer tidak diragukan lagi.

Dia juga mengusung mesin roasting kopi buatan Jerman seharga milyaran rupiah demi menghasilkan kopi berkualitas buat penikmat kopi sejati.

Maria menjelaskan, kehadiran Kantin PTLS bertujuan guna memanjakan para anggota dan konsumen PTLS.

Ruangan 10 × 20 meter disulap cukup apik dan terkesan santai dengan beberapa interior modern di dalamnya, sehingga para pengunjung yang datang dapat merasakan kenyamanan di Kantin PTLS ini.

Tak hanya menyajikan makanan ringan, beberapa makanan berat seperti Pasta, Dori sambal Matah buat pecinta sambal, Ayam Prek Bu Kumis, Bakwan Bu Lidya dan Siomay Bebe juga disajikan di Kantin PTLS ini.

Maria Chen mengatakan, Kantin PTLS ini didirikan hasil kerjasama antara dirinya dengan beberapa mitra kerja, dimana nantinya untuk manajemen kantin akan dikelola oleh Yudha bersama dengan Henry Contana dan Lisa Andriani.

Kantin PTLS ini diharapkan bisa menambah daya tarik PTLS, memudahkan konsumen menemukan tempat kongkow yang enak dan nyaman dengan harga terjangkau yang dapat menunjang kegiatan keseharian mereka.

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan produk supplement kesehatan, kosmetik dan alat kesehatan dengan standard International dan kelas dunia, PTLS terus berkembang dan melakukan inovasi.

Sistem pemasaran PTLS dilakukan dengan system Network Marketing (MLM) dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. (Ganefo)